Yamaha Mio S

Sebelum Puluhan Pohon Tumbang, PTPN VIII Telah Ajukan Penebangan

  Selasa, 22 Oktober 2019   Mildan Abdalloh
Warga melintasi pohon tumbang di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin (21/10/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

PANGALENGAN, AYOBANDUNG.COM --  Ratusan pohon di kawasan Perkebunan Teh PTPN VIII, Pangalengan, Kabupaten Bandung tumbang disapu angin kencang, Minggu (20/10/2019) malam. Pohon milik PTPN VIII tersebut sebagian besar berjenis cemara yang berusia sudah tua.

AYO BACA : Belum Normal, Jalur Pangalengan-Kertasari Sudah Bisa Dilalui

Manajer Kebun Malabar PTPN VIII Tri Hermawan mengatakan pihaknya sebenarnya telah berupaya melakukan antisipasi pohon tumbang. "Kami sebelummya telah melakukan pendataan dan mengajukan 250 pohon untuk dilakukan perajangan," tutur Tri, Selasa (22/10/2019).

AYO BACA : Setelah Diterjang Angin Kencang, Sebagian Pangalengan Masih Gelap Gulita

"Memang cemara yang berukuran besar biasanya di tengahnya sudah kopong (bolong) jadi rawan tumbang," ungkapnya.

Sebanyak 250 pohon tersebut berusia sudah lebih dari 30 tahun dan rawan tumbang. Namun, karena saat ini musim kemarau, ditambah butuh izin, sehingga pohon tersebut belum sempat ditebang.

"Ini kan masuk kawasan konservasi. Jadi harus ada izin dari LH, jadi belum dilakukan perajangan," ujarnya.

Dengan kejadian tersebut, Tri mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terkait jumlah pasti pohon yang tumbang di kawasan perkebunan milik PTPN VIII.

AYO BACA : 1.200 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar