Yamaha

Kesaksian Warga Pangalengan: Angin Bergemuruh, Suasana Mencekam

  Senin, 21 Oktober 2019   Mildan Abdalloh
Sejumlah rumah rusak akibat angin kencang di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin (21/10/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

PANGALENGAN, AYOBANDUNG.COMĀ -- Sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (20/10/2019) malam.

Salah seorang warga Kampung Norogtog, Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Ateng Junaedi (57) mengatakan angin sudah berembus kencang sejak sore. Namun, puncaknya terjadi pada pukul 22.00 WIB.

AYO BACA : Angin Kencang Terjang Pangalengan

"Saat angin besar terjadi, suaranya bergemuruh," ujar Ateng, Senin (21/10/2019).

Ateng mengaku saat angin menerjang suasana sangat mencekam. Di sela suara gemuruh angin, terdengar juga suara pohon yang tumbang dan patah.

AYO BACA : Mimpi Anak-anak Pangalengan di Lintasan Lari Lapangan Babakan

Keadaan menjadi lebih mencekam ketika aliran listrik terputus. "Tiba-tiba listrik mati. Sempat menyala, tapi putus lagi," ucapnya.

Bahkan listrik tidak menyala semalaman. Menurut Ateng, listrik baru normal pada pukul 10.00 WIB, pagi harinya.

Semalaman dalam keadaan gelap gulita tanpa penerangan listrik membuat suasana menjadi lebih tegang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Yang besarnya mah tidak terlalu lama, paling 2-3 menitan. Tapi semalaman angin juga kencang, kami tidak bisa tidur tenang," ujarnya.

Akibat terjangan angin kencang, rumah warga banyak yang mengalami kerusakan, terutama pada bagian atapnya.

AYO BACA : 12 Investor Singapura dan Malaysia Kunjungi Kebun Kopi di Pangalengan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar