Yamaha NMax

Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB, JK: Ingat HAM Dalam Negeri

  Jumat, 18 Oktober 2019   Suara.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan agar Indonesia tidak melupakan kasus HAM di dalam negeri meski sudah menjadi anggota Dewan HAM PBB. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan keberhasilan Indonesia yang terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2024. Namun, Wakil Presiden Jusuf Kalla berpesan bahwa pencapaian itu juga memiliki risiko tersendiri.

Pencapaian itu diperoleh Indonesia seusai mendapatkan suara terbanyak, yakni 174 suara dari total 193 suara konstestan negara lain.

JK menyebutkan, Indonesia juga harus ingat dengan HAM yang ada di Indonesia.

"Jangan lupa ada juga risikonya kita harus menjaga HAM dalam negeri lebih baik," kata JK di Kantor Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2019).

"Jangan kita anggota HAM kemudian ada HAM dalam negeri. Nah, itu sulit," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Retno menyampaikan rasa syukurnya karena Indonesia ternyata bisa menyisihkan banyak negara dalam kontestasi pemilihan anggota Dewan HAM PBB.

Retno mengungkapkan, banyak dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak sehingga akhirnya Indonesia bisa menjadi anggota. Ia bahkan menyebut JK turut ikut andil melobi berbagai pihak.

"Termasuk pak JK tentunya yang ikut melobi sana sini untuk keanggotaan kita di Dewan HAM dan demikian pak JK untuk tahun depan kita tidak hanya duduk di Dewan Keamanan tapi juga di Dewan HAM PBB," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar