Yamaha Lexi

Kemenkes: Angka Stunting Turun 10% dalam 5 Tahun

  Jumat, 18 Oktober 2019   Fira Nursyabani
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek (ketiga kanan). (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengumumkan penurunan angka stunting atau kekerdilan pada anak mencapai 10% dalam 5 tahun di era pemerintahan Joko Widodo periode pertama. Hal itu didapatkan dari hasil Riset Kesehatan Dasar pada 2013 dengan prevalensi stunting sebesar 37,2%.

Diketahui angka stunting saat ini sebesar 27,67% atau turun 3,1% dari 30,8% di tahun lalu. "Kemenkes punya tugas bagaimana menghitung anak stunting setiap tahun. Dikerjakan oleh BPS dan Litbangkes, dulu Riskesdas 2018 30,8% sekarang jadi 27,67%," kata Menteri Kesehatan Nila Moeloek dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (18/10/2019).

AYO BACA : Selain Stunting, Hidden Hunger Juga Intai Masyarakat Indonesia

Penurunan angka stunting yang cukup signifikan ini berkat koordinasi lintas kementerian lembaga dengan membentuk Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (TP2AK) yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Wapres JK menugaskan berbagai kementerian di luar Kemenkes dan juga para pemimpin pemerintah daerah untuk melaksanakan upaya-upaya pencegahan stunting sesuai dengan kewenangannya.

AYO BACA : 858 Balita di Sukatani Purwakarta Dilaporkan Alami Stunting

Penelitian prevalensi stunting pada 2019 dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes dengan mengintegrasikan Susesnas dan Survei Status Gizi.

Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat BPS Gantjang Amanullah menyebutkan penelitian tersebut mengambil 320.000 sampel rumah tangga di 514 kabupaten-kota pada 84.796 balita. Penelitian tersebut memiliki Relatif Standar Error 0,52%.

Menkes Nila menyatakan meski angka stunting mencapai 27,67%, kondisi itu masih harus tetap ditekan sesuai standar maksimal yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni di bawah 20%.

AYO BACA : Angka Stunting di Kota Bandung Menurun 0,5%

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar