Yamaha Mio S

Ditahan Imbang Bandung United, Persita Lolos 8 Besar Liga 2

  Kamis, 17 Oktober 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Pelatih Persita Tangerang, Widodo C. Putro. (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pertandingan Liga 2 2019 antara tuan rumah Bandung United melawan tamunya, Persita Tangerang, di Stadion Siliwangi, Kamis (17/10/2019) berakhir sama kuat 1-1. 

Meski begitu dengan hasil ini, posisi kedua tim tak berubah di tabel klasemen zona barat. Persita Tangerang dipastikan lolos ke babak 8 besar, sedangkan Bandung United harus terdegradasi karena tertahan di posisi juru kunci.

Pelatih Persita Tangerang, Widodo C. Putro mengakui, timnya memang tidak akan mudah mengantongi kemenangan di laga kali ini. Lantaran setiap tim, kata dia, terbukti bisa mengalahkan dan dikalahkan di laga-laga sebelumnya. Namun Widodo mengapresiasi kerja keras anak asuhnya kareba berhasil membawa satu poin dari kandang tim satelit Persib Bandung tersebut.

AYO BACA : Meski Degradasi, Bandung United Berhasil Tahan Imbang Pemimpin Klasemen

"Jadi terima kasih juga perjuangannya kepada pemain tadi, setelah tertinggal kami bisa menjadikan 1-1. Tapi ini sudah hasil yang maksimal. Ke depannya tentu kami terus evaluasi persiapan untuk menyambut delapan besar," ungakp Widodo dalam konferensi pers usai laga, di Stadion Siliwangi, Kamis (17/10/2019) petang.

Kendati demikian, Widodo mengakui peristiwa kebobolan lebih dulu lantaran kurangnya koordinasi di lini pertahanan
pendekar Cidsadane. Widodo juga mengakui, di laga tadi Bandung United itu berhasil menekan dan membuat timnya kehilangan fokus dan komunikasi.

"Ya tadi kekurangan koordinasi saja. Sebetulnya kami sudah bicara sama mereka siapapun yang masuk di sepertiga pertahanan itu yang harus kami waspadai. Paling tidak pressing mereka. Tadi kan dia (Rezam)tidak ada yang pressing, sehingga bisa crossing. Makannya tadi saya evaluasi, saya sangat marah kenapa tidak di-pressing. Kalau di pressing kan sudah gak mungkin bisa crossing. Bukan masalah golnya yang tercipta, tapi prosessnya. Dari mana ini, itu yang kami bicarakan," lanjut Widodo.

AYO BACA : Dipastikan Degradasi, Bandung United Siap Tampil Maksimal di Laga Terakhir

Meski ditahan imbang sang juru kunci Liga 2 2019, tim Pendekar Cisadane sudah dipastikan berhasil mengamankan tiket babak 8 besar.  Saat ini Persita berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga 2 2019 Wilayah Barat dengan torehan 42 poin dari 22 laga. Sedangkan, Blitar Bandung United ada didasar klasemen atau urutan ke-12 dengan 12 poin dari 22 pertandingan.

"Gak (ada perasan pasti lolos) lah. Saya sudah bicara ke sini itu bukan wisata. Pemain pun sudah fokus konsentrasi. Tapi inilah sepak bola. Dan evaluasi menjelang delapan besar apapun tetap koordinasi lah. Terus transisi attack to defend, terus transisi defend to attack yang memang perlu kami benahi," ujarnya.

Sementara itu, pemain belakang Persita Tangerang, Habibi mengaku puas dengan permainan hari ini. Apalagi hasil ini kian mengukuhkan posisi Persita di peringkat kedua klasemen sementara Liga 2 2019 Wilayah Barat. Namun di sisi lain, meski di laga kali ini timnya ditahan imbang Bandung United, Persita mendapat dukungan penuh dari para suporter di stadion.

"Alhamdulilah kami mendapaktan poin di laga away ini. Terima kasih juga buat suporter yang datang mendukung kami. Hati-hati di jalan pulang. Semoga hasil ini bisa membangkitkan semangat kami lagi di 8 besar agar kami bisa masuk ke Liga 1," ujarnya.

AYO BACA : Bandung United di Ambang Degradasi, Bagaimana Nasib 4 Pemain Pinjaman Persib?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar