Yamaha

Perempuan Kencangkan Suara Saat Marah Baik bagi Kesehatan?

  Kamis, 17 Oktober 2019   Suara.com
Ilustrasi melepas marah dengan berteriak. (Pixabay/Mandyme2)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Sejumlah perempuan orang memilih diam atau menyembunyikan perasaan mereka saat marah. Namun, ternyata, melepaskan emosi dengan teriak atau mengencangkan suara saat marah baik bagi kesehatan perempuan.

Dilansir dari Bright Side, Kamis (17/10/2019), menaikkan volume suara tidak selalu merupakan ide yang buruk. Terkait hal ini, The North American Menopause Society (NAMS) melakukan penelitian dengan mengevaluasi 304 perempuan menikah yang baru akan mulai memasuki masa menopause dan setelah menopause.

AYO BACA : Ingin Nyenyak, Jangan Marah-marah Sebelum Tidur

Mereka melaporkan mengalami perasaan tertentu tentang menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan mereka, seperti membungkam diri sendiri untuk menghindari kerusakan hubungan. Jenis perilaku ini ternyata dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti sembelit, peningkatan kadar kolesterol, depresi, dan obesitas.

Salah satu poin yang diukur para peneliti adalah frekuensi yakni para perempuan ini mengalami kemarahan atau ledakan euforia. Kondisi ketika mereka mampu mengeluarkan emosi mereka dengan menaikkan volume suara mereka dan secara verbal menyatakan apa yang membuat mereka merasa frustrasi.

AYO BACA : Marah Tanda Depresi Loh, Yakin Mau Ngambek Terus?

Mereka yang menunjukkan perilaku ini lebih sering diidentifikasi memiliki kesehatan yang lebih baik daripada mereka yang tidak. Mereka juga mendapatkan manfaat psikologis dari hal ini juga mencegah mereka mengalami hal-hal negatif dari keadaan emosional ini.

Menahan apa yang ingin Anda katakan dan pikirkan adalah perilaku yang terkait dengan sensitivitas. Kondisi ini memicu tingkat stres yang terkait erat dengan penurunan harapan hidup pada lelaki dan perempuan di seluruh dunia. Selama masa ini, tekanan darah dan kadar glukosa naik sehingga kemungkinan Anda bisa mengembangkan kondisi kardiovaskular.

Meskipun berteriak atau mengencangkan suara saat marah bisa melepaskan emosi negatif yang membebaskan, kita juga harus mempertimbangkan bahwa itu memungkinkan tidak membantu hubungan kita. Untuk itu, sebaiknya Anda tetap menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang di sekitar Anda. Lihat situasi dan kondisi jika Anda ingin mengencangkan suara saat marah.

AYO BACA : Jangan Ganggu Orang Berzodiak Ini Ketika Marah

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar