Yamaha Mio S

Taman Saparua Direnovasi, Tak Ada 'Pojok Dilan'

  Rabu, 16 Oktober 2019   Nur Khansa Ranawati
Renovasi Taman Saparua. (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Taman Saparua di Jalan Banda, Bandung, saat ini mengalami renovasi. Beberapa tempat yang mengalami pemugaran antara lain trotoar depan, lapang basket, dan taman di sekitar lapang basket.

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Iip Hidajat mengatakan, renovasi tersebut bertujuan untuk memperluas area ruang publik Taman Saparua. Selain itu, para PKL yang sebelumnya berjejer di area trotoar depan pun akan dipindahkan.

"Saparua akan dibuka menjadi ruang publik yang lebih luas, ada beberapa pagar yang dibongkar. Trotoar yang sekarang dipakai pedagang juga akan ditata, mereka (pedagang) akan direlokasi ke dalam," ungkapnya pada Ayobandung.com, Rabu (16/10/2019).

AYO BACA : Kang Emil dan Menpar Lakukan Peletakan Batu Pertama Sudut Dilan

Salah satu hal yang mengundang pertanyaan adalah rencana pembuatan Pojok Dilan atau Dilan Corner yang sempat menjadi polemik beberapa bulan lalu. Berdasarkan pantauan Ayobandung.com, area pojok tersebut termasuk ke dalam salah satu titik yang tengah direnovasi. Akses menuju tempat yang sempat menjadi lokasi peletakan bata pertama Pojok Dilan tersebut kini ditutupi seng.

Iip mengatakan, pojok tersebut nantinya tetap akan dibangun menjadi pojok literasi, tanpa embel-embel nama 'Dilan'. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa tujuan pembuatan Pojok Dilan adalah sebagai pojok literasi terutama bagi generasi muda.

"Namanya jadi Pojok Literasi saja, nanti ada tempat duduk-duduk, orang bisa bersantai sambil baca-baca di situ. Ke depannya mungkin akan dibuat semacam perpustakaan kecil untuk menaruh buku-buku sejarah tentang Bandung, tapi untuk sekarang belum akan disediakan (fasilitas buku)," paparnya.

AYO BACA : Wacana Pembangunan Pojok Dilan Tak Kunjung Mulai, Ini Kata Warga

Dia menyebutkan, area pojok tersebut akan dihiasi oleh sejumlah batu bundar sebagai pemanis. Dirinya juga mengatakan renovasi area tersebut sudah dikaji oleh para tim ahli di bidang cagar budaya maupun landscape.

Selain itu, area yan juga untuk sementara waktu ditutupi seng untuk dipugar adalah lapang basket. Sebelumnya, warga sempat memprotes fasilitas lapangan tersebut yang dianggap kurang memadai dan tidak terawat.

"Sekarang lapang basketnya diperbaiki total. Untuk renovasi lapang basketnya saja menelan Rp420 juta-an. Nanti akan berstandar internasional, dulu temboknya memang sempat belah dan cor-nya rusak. Sekarang sudah ditambal jadi lebih tebal," jelasnya.

Adapun anggaran yang dikeluarkan Pemprov Jabar untuk melakukan renovasi tahap pertama area Saparua tersebut mencapai Rp4,39 miliar bersumber dari APBD murni. Targetnya, renovasi akan selesai pada Desember 2019.

"Nanti ada rencana juga untuk memugar GOR Saparua-nya dan area sepatu roda," pungkasnya.

AYO BACA : Walhi Jabar: Pojok Dilan Tidak Penting dan Mendesak

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar