Yamaha Mio S

Yana Mulyana: GBLA Bisa Dipakai Asal Tanpa Penonton

  Rabu, 16 Oktober 2019   Nur Khansa Ranawati
Potret udara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Selasa (16/7/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Kepastian Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk dapat dipakai kembali setelah sebelumnya mengalami polemik kepengurusan dan pemeliharaan hingga saat ini masih abu-abu. Stadion berkapasitas lebih dari 30.000 penonton tersebut terakhir kali dipakai pada awal 2019.

Klub Persib Bandung dan manajemen beserta para Bobotoh adalah pihak-pihak yang menanti kepastian izin Pemerintah Kota Bandung untuk menentukan apakah stadion tersebut dapat segera dipakai kembali. Terlebih, ada wacana klub berjuluk Maung Bandung tersebut untuk berhadapan dengan klub asal Jerman, Hamburger SV dalam uji tanding terkait perayaan hubungan sister cities di antara Bandung dan Braunschweig.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, Stadion GBLA sebenarnya sudah dapat digunakan. Namun, ada kondisi khusus yang membuat stadion tersebut belum bisa menampung penonton.

AYO BACA : Sekda Kota Bandung: Swasta Berpeluang Kelola GBLA

"Ya saya pikir mangga, itu mah bagus. Kalau untuk tanpa penonton sangat memungkinkan. Tapi kalau ada penonton, itu domain-nya bukan di kita," ungkapnya ketika ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (14/10/2019).

Dia mengatakan, pihaknya belum mengetahui apakah fasilitas lain di luar lapangan sudah memenuhi standar kelayakan yang dibutuhkan. Hingga saat ini, Yana menyebutkan, pelaporan terkait hal tersebut masih terganjal oleh proses serah terima dari pihak kontraktor, PT Adhi Karya.

"Kalau lapangan mah insyaallah layak karena ada pemeliharaan terus. Kalau area tribun dan lainnya, saya juga belum tahu. Belum ada laporan lagi, karena kita masih menunggu serah terima," tambahnya.

AYO BACA : Persib Akan Bangun GBLA Menjadi yang Terbaik se-Asia

Pihaknya mengaku akan mempersilakan apabila GBLA dipakai tanpa penonton. Nantinya teknis penonton dapat disiasati melalui format nobar (nonton bareng).

"Kalau tanpa penonton mah insyaallah kita senang saja, penonton kan bisa disiasati, apakah streaming di tempat parkir, atau bikin nobar di sana," jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini sebagian aset GBLA masih dikelola oleh PT. Adhi Karya selaku kontraktor. Bagian stadion yang merupakan hasil tahap kedua pembangunan belum diserahterimakan kepada pemkot.

Pemkot Bandung dan PT. Adhi Karya belum bersepakat soal status bangunan stadion hasil pembangunan tahap dua. PT. Adhi Karya mengklaim pembangunan sudah selesai namun di sisi lain pemkot memandang pihak kontraktor tersebut wanprestasi.

AYO BACA : Perawatan GBLA Terkendala Wanprestasi dan Pengalihan Aset

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar