Yamaha Mio S

Supaya Uang Enggak Langsung Ludes Usai Gajian

  Selasa, 15 Oktober 2019   Dadi Haryadi
Ilustrasi pengelolaan keuangan. (pixabay.com)

Setiap orang pasti merasa bahagia saat sejumlah uang masuk ke rekening pribadi. Detik-detik menuju tanggal gajian rasanya jadi hal yang paling ditunggu. Dalam pikiran sudah terbayang makan enak di restoran baru, ngopi cantik di kedai dekat rumah, atau beli baju baru yang sudah bertengger di keranjang belanja marketplace.

Setelah semua hal-hal usai gajian dilakoni, baru sadar deh kalau uang hasil keringat kita sendiri  mulai menipis.Bingung bagaimana bertahan sampai gajian bulan depan, alhasil kamu mesti mengencangkan ikat pinggang. Berhemat untuk bertahan hidup rasanya bikin enggak tenang. Kamu enggak mau kan begini terus keadaannya? Coba deh tips berikut ini agar keuangan kamu tetap stabil sepanjang bulan.

1. Membuat Pos khusus

Merencanakan keuangan adalah hal penting bagi setiap orang, khususnya bagi mereka yang sudah berpendapatan. Apalagi untuk para anak muda yang baru saja mendapatkan gaji dari pekerjaan pertamanya. Alih-alih uang milik pribadi, kamu bisa menggunakan sebebas mungkin.

Namun, untuk menghindari ketidakpastian di hari-hari berikutnya, kamu mesti merencanakan keuangan dengan sungguh-sungguh. Jika kamu patuh pada rencana keuangan yang sudah kamu buat, maka di akhir bulan kamu tidak mengalami kesulitan.

AYO BACA : 5 Siasat Atur Pengeluaran Agar Tak Habis di Tengah Bulan

Misalnya, kamu mendapatkan gaji sebesar Rp8 juta setiap bulan, kamu bisa merencanakan keuanganmu seperti untuk uang makan satu bulan sebesar Rp1,5 juta, tabungan Rp2,5 juta, kebutuhan internet Rp200 ribu, kebutuhan harian Rp500 ribu, bensin Rp400 ribu, dana darurat Rp900 ribu, dan cicilan rumah RP2 juta. 

2. Berhemat urusan jajan

Semakin hari, kedai baru buat nongkrong semakin banyak. Belum lagi restoran yang menyajikan berbagai makanan enak ramai di instagram. Sebagai anak muda kekinian, enggak mau dong ketinggalan kafe dan restoran terbaru. Duh, kalau setiap hari makan terus di kafe dan restoran, bisa-bisa uang kamu enggak cukup buat menghidupi diri di minggu ketiga.

Sesekali boleh kamu makan di restoran. Asalkan kamu batasi makan di luar supaya uang kamu enggak banyak keluar buat jajan-jajan cantik seperti itu. Kalau bisa, kamu masak makanan sendiri di rumah dan bawa bekal lebih sehat buat di kantor.

3.  Stop Impulsif

AYO BACA : Begini Cara Ajarkan Pengelolaan Uang kepada Anak

Setiap situs belanja online rasanya selalu bikin Flash sale dan diskon gede-gedean. Tas harga miring, skincare gratis ongkir, sampai sepatu keluaran baru dari selebgram favorite. Padahal, barang-barang tersebut masih numpuk di lemari. Sebagai anak muda, kamu mesti mengutamakan kebutuhan daripada keinginan. Supaya saat dewasa kamu mampu mengerem hal-hal yang enggak perlu banget buat dibeli dan uangmu tetap stabil dalam rekening. Intinya, jangan membeli barang sekali pakai atau jarang digunakan.

4. Cari diskon dan promo menarik

Coba pintar-pintar untuk mencari diskon dan promo menarik untuk berbagai kebutuhan kamu. Misalnya, kamu bisa membeli bahan makanan dan kebutuhan hidup di supermarket termurah di kotamu, menggunakan e-wallet untuk jajan supaya mendapat cashback, atau membeli produk kecantikan lebih murah di situs yang menawarkan promo. Caranya, kamu harus aktif mencari  promo ini melalui aplikasi belanja online atau melalui media sosial.

5. Menabung dan berinvestasi

Selagi muda, kamu harus mewajibkan diri untuk menabung. Kamu bisa mengambil sekitar 20% dari pendapatan untuk dimasukkan ke pos tabungan. Selain menabung, kamu bisa berinvestasi di berbagai produk investasi yang kamu pilih. Jangan lupa untuk mempelajari terlebih dahulu supaya kamu tahu apa tujuan kamu berinvestasi. Karena menabung dan berinvestasi adalah cara untuk mencapai tujuan di masa depan seperti liburan, dana pensiun, dana pendidikan, dan lain-lain.

6. Punya asuransi

Cara mengatur keuangan berikutnya adalah dengan memiliki asuransi sedari muda. Kamu akan sangat diuntungkan jika memiliki asuransi dari muda karena biaya preminya semakin murah. Selain itu jika terjadi musibah kecelakaan, misalnya, uang yang akan kamu keluarkan tentu tidak besar karena sudah ditanggung pihak perusahaan asuransi.

AYO BACA : Begini Cara Mengatur Keuangan saat Ramadan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar