Yamaha NMax

Spanduk "Beli Rumah Bonus Janda Muda" di Depok Bikin Warga Risi

  Senin, 14 Oktober 2019   Suara.com
Ilustrasi rumah. (Pixabay/Pexels)

DEPOK, AYOBANDUNG.COM -- Puluhan spanduk bisnis properti yang bertuliskan “Beli Rumah Bonus Janda Muda” di wilayah Sawangan-Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat menghebohkan warga.

Pantauan Suara.com, spanduk tersebut masih terpampang di beberapa titik jalan di Kecamatan tersebut.

"Sudah beberapa hari ini spanduk kecil nempel di tiang listrik, aneh tapi menarik buat bagi yang jomblo," kata Hendri, warga Kecamatan Sawangan dikutip Suara.com, Senin (14/10/2019).

Hendri mengaku spanduk itu tidak pantas dipasang karena seperti bentuk eksploitasi terhadap wanita.

AYO BACA : The Trashbag Project, Ubah Spanduk Caleg Jadi Kantong Sampah

"Enggak elok aja dilihatnya, meski menarik pembeli yang jomblo atau gimana gitu," ujarnya.

Sementara itu, ketika dihubungi, Camat Bojongsari Dede Hidayat mengaku tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk tersebut.

“Belum tahu siapa yang memasang karena di sana hanya terdapat nomor handphone saja. Kami minta pihak trantibum kecamatan untuk mencopot seluruh spanduk tersebut, sekarang sedang proses pencopotan," ujar Dede.

Dirinya pun akan mencari tahu pihak pengembang yang memasang spanduk tersebut. Menurut dia, spanduk itu tak memiliki izin, spanduk tersebut juga dipasang menyalahi aturan serta melanggar karena dipasang di tiang listrik dan tiang telepon.

AYO BACA : Puluhan Spanduk Antiradikalisme Tersebar di Bekasi

“Namun, yang paling tidak etis adalah kata-katanya, warga Bojongsari merasa risi dengan tulisan yang ada di spanduk tersebut,” paparnya.

Hal senada juga dikatakan Sekretaris Kecamatan Sawangan Sudadih. Sudadih langsung menginstruksikan kasi trantib dan anggotanya menertibkan spanduk liar tersebut.

“Spanduk dipasang di mana-mana, selain melanggar juga tampak semakin semrawut, terlebih dipasangnya di tiang listrik,” tandasnya.

Maka dari itu, pihaknya memastikan spaduk liar tersebut akan dibredel dalam waktu dekat ini, mengingat sudah ada juga laporan dari masyarakat.

“Mereka bilang tulisan di spanduk itu enggak baik, enggak usah bawa-bawa janda kalau mau jualan rumah,” ungkapnya.

AYO BACA : Pegawai KPK Bentangkan Spanduk 'KPK Shut Down'

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar