Yamaha

Malu dan Bunga Berlipat Jadi Alasan Pembunuhan Debt Collector

  Senin, 14 Oktober 2019   Muhammad Ikhsan
Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto menjelaskan kasus pembunuhan debt colletor dalam jumpa pers di Mapolres Cianjur, Senin (14/10/2019) sore. (Muhammad Ikhsan/Ayobandung.com)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Bunga pinjaman berlipat-lipat dan cara menagihnya kasar, menjadi alasan ANA alias Ahek (51) beserta CK alias Maung (42) menghabisi nyawa Jenal Ompunsunggu Atitonang (42) debt colector sebuah koperasi di Bandung.

"Saya kesal karena cara menagihnya kasar, terus yang membuat marah bunganya berlipat lipat," kata Ahek dihadapan wartawan saat jumpa pers di Mapolres Cianjur, Senin (14/10/2019) sore.

Ahek mengaku hanya meminjam Rp40 juta, walaupun sudah mencicil, tapi korban menagih hutang dengan berlipat ganda yakni sebesar Rp150 juta.

AYO BACA : Dua Pelaku Pembunuh Debt Collector Bandung Ditangkap Polres Cianjur

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto menjelaskan alasan membunuh karena merasa ditagih terus, bahkan mengancam akan mempermalukan di depan istrinya.

"Itulah awal niat pelaku membunuh korban, karen kesal dan malu jika korban akan menceritakan pada istrinya," ujar Juang.

Usai membunuh, pelaku kebingungan menghilangkan mayat korban. Akhirnya mereka membawa menggunakan mobil pinjaman ke daerah Sukanagara Kabupaten Cianjur dan membuangnya ke jurang.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar