Yamaha

Istri Hamil Muda, Suami Jadi Kurir Sabu

  Senin, 14 Oktober 2019   Tri Junari
Ilustrasi sabu. (istimewa)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--HS (33) alias Dukun, kurir sabu warga Kampung Wadon, Desa Tenjo Laut, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus meninggalkan istrinya yang tengah hamil muda.

Dukun meringkuk dibalik terali besi setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi menangkapnya dan menyita 25 paket Sabu siap edar. Dukun mengaku Sabu itu milik rekannya yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasat Narkoba Polres Cimahi, AKP Sugeng Heriyadi menerangkan, Dukun ditangkap saat tengah mengirim pesanan Sabu di Kampung Cihanjuang, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalong Wetan pada 10 Oktober 2019 dini hari.

AYO BACA : Gunakan Sabu, Pegawai Cuci Mobil Dibekuk Polisi

"Kami mendapat laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas tersangka, kemudian kami lakukan penyelidikan dan akhirnya tersangka ditangkap saat mengirim Sabu," ungkapnya saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Senin (14/10/2019).

Dari pengakuan tersangka, narkoba yang diedarkannya milik DPO beinisial GGN, ia mengaku hanya ditugaskan menyimpan Sabu, transaksi dan pemilihan tempat dilakukan DPO melalui sambungan telepon.

Atas perbuatannya, Dukun dijerat pasal 112 junto 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

AYO BACA : Polda Jabar Amankan 13 Kg Sabu dari Jaringan Narkoba Antarprovinsi

Saat ditanya Polisi, ia mengaku terpaksa menjadi kurir Sabu karena butuh biaya untuk biaya persalinan anaknya nanti. Istrinya kini tengah hamil dua bulan sementara ia tak memiliki pekerjaan tetap.

Dalam mengirim satu paket kecil sabu seharga Rp500 ribu, ia mendapat upah Rp50 ribu. Dalam sehari sedikitnya tiga kali ia diperintah tempel Sabu.

"Butuh biaya, Istri saya hamil dua bulan. Saya nggak punya kerjaan," ucapnya.

Dukun mengakui jika ia pernah dibui dalam kasus narkotika jenis Ganja dan diputus hakim penjara empat tahun. Setelah lama berhenti ia terpaksa menerima tawaran menjadi kurir sabu karena kepepet biaya persalinan istri.

"Dulu pernah empat tahun kasus ganja, udah lama sekali. Ini baru dua bulan kepaksa butuh biaya," cetus dia.

AYO BACA : Suami Dipenjara, Istri Teruskan Bisnis Sabu

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar