Yamaha

ISKI Jabar Kukuhkan Kepengurusan Baru Periode 2019-2022

  Senin, 14 Oktober 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Seminar 'Literasi Keuangan dalam Menghadapi Financial Technology di Era industri 4.0' di Prime Park Hotel Bandung, Senin (14/10/2019). (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

CIBEUNYING, AYOBANDUNG.COM -- Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia korwil Jawa Barat (ISKI Jabar) menggelar pelantikan pengurus baru periode 2019-2022. Acara pelantikan ini dirangkaikan dengan seminar 'Literasi Keuangan dalam Menghadapi Financial Technology di Era industri 4.0' di Prime Park Hotel Bandung, Senin (14/10/2019). 

Agenda pelantikan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Ketua ISKI Pusat Dadang Rahmat Hidayat, dan seluruh dewan penasihat ISKI Jabar yakni istri Gubernur Jawa Barat Atalia Praratya Kamil, Direktur Bisnis Pikiran Rakyat Januar P. Ruswita, Ketua Stikom Bandung Dedy Djamaludin Malik, dan Direktur Utama PT Ayo Media Network (Ayobandung.com) Hilman Hidayat. 

Selain itu, acara pelantikan ini dihadiri pula oleh seluruh dewan pembina serta dewan pengurus ISKI Jabar periode 2019-2022.

Ketua ISKI Pusat Dadang Rahmat Hidayat menyampaikan pelantikan ISKI Jabar ini menjadi pelantikan pertama di masa kepemimpinannya. Menurut Dadang, sejatinya, ISKI merupakan wadah para insan komunikasi baik praktisi maupun akademisi untuk bergerak bersama memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

"Harapannya ISKI menjadi bagian yang turut campur untuk memberikan bantuan literasi di masyarakat. Terus terang dalam konteks komunikasi, di Indonesia masih ramai namun samar tentang bagaimana cara kita berkomunikasi dan menyampaikan infomasi secara benar. Karena jangan salah, kalau kita gagal komunikasi bisa gagal paham, dan ini menjadi cikal-akal gagal bersosial. Terus terang juga, masalah sosial ini harus hati-hati, terutama dalam berkomunikasi karena banyak peristiwa hukum berawal dari hal ini," ungkap Dadang usia pelantikan kepengurusan.

Sosok yang juga berprofesi sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran itu juga menyampaikan, ISKI khususnya di pengurusan ISKI Korwil Jabar bisa memberikan kontribusi bahkan melalui berbagai gerakan kecil untuk kemajuan bangsa. 

"Makanya kerja ISKI ini bisa bermula dari hal-hal kecil. Kita coba untuk berkontribusi untuk negara ini. Dan momentum hari ini pelantikan, mudah-mudahan membawa keberkahan bagi kita semua. Harapannya kita bisa menjadi bagian yang memberikan cempur tangan positif untuk bangsa," ujarnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengharapkan, di momentum pelantikan ISKI Jabar periode 2019-2022 ini mampu menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. Uu menilai, komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat kerap terbentuk keterbatasan waktu, biaya, hingga SDM yang bisa menyerap aspirasi masyarakat.
"Saya harap menjadi wasilah atau mampu menjadi perantara antara pemerintah dengan masyarakat. Jadi insan-insan komunikasi kami harap memperpanjang mulut-mulut pemrov Jabar, memperpanjang telinga-telinga Pemprov Jabar, dan memperpanjang mata Pemprov Jabar," ungkap Uu.

Di sisi lain, Uu juga berharap penyampaian komunikasi kepada masyarakat pun bisa dilakukan secara sempurna dan menyeluruh oleh ISKI. Mantan Bupati Kabupaten Tasikmalaya itu menilai, ketidaksempurnaaan penyampaikan informasi dan komunikasi dikhawatirkan menjadi fitnah dan disinfomasi yang tak terelakkan di masyarakat.

"Artinya apa yang disampaikan pemerintah, ingin dibantu sampai kepada masyarakat dan sampainya itu jangan sepotong-sepotong, harus sempurna. Karena kalau informasi yang disampaikan sepotong-sepotong ini, saya takut bisa jadi fitnah. Sementar fitnah lebih kejam daripada pembunuhan," lanjut Uu.

Dengan kehadiran insan komunikasi ini, Uu berharap apa yang diinginkan masyarakat maupun pemerintah bisa difasilitasi para insan komunikasi teraebut.

"Di samping penyampaiannya lewat legislatif, pemerintah daerah kab-/kota, juga dibantu oleh insan-insan komunikasi supaya keinginan masyarakat itu sampai sehingga keputusan pemerintah sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat. Apalagi kepemimpinan kami di Jabar bukan top-down lagi, tapi bottom-up. Makanya harapan kami ISKI mampu menjadi fasilitator antara pemerintah dengan masyarakat," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar