Yamaha NMax

Akibat 'Nyinyir' Istri, Seorang Bintara Denkavkud Ditahan

  Minggu, 13 Oktober 2019   Mildan Abdalloh
Ilustrasi kavaleri berkuda.

PARONGPONG, AYOBANDUNG.COM -- Seorang bintara di Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) ditahan oleh kesatuannya kareana istrinya memberi komentar nyinyir di sosial media terkait penusukan Menko Polgukam Wiranto.

Penahanan bintara Denkavkud bernama Serda J tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Penerangan Kodiklat TNI AD, Letkol Kav Christian Gordon Rambu. "Iya betul Serda J diberi sanksi ringan," ujar Gordon ketika dihubungi Ayobandung Minggu (13/10/2019).

Walaupun ditahan, tidak ada pencopotan jabatan bagi Serda J seperti yang terjadi pada salah seorang Dandim yang terkena kasus mirip.

"Tidak dicopot, hanya ditahan 14 hari. Itu sanksi ringan," ujarnya.

Serda J diberi sanksi karena dinilai lalai dalam menjaga istrinya yakni L yang memberi komentar nyinyir di sosial media terkait penusukan Wiranto beberapa hari lalu.

Dalam lingkungan TNI, seorang suami yang berstatus prajurit harus benar-benar menjaga keluarganya, termasuk dalam urusan penggunaan sosial media.

"Yang bersangkutan, karena keluarga suami harus tanggung jawab atas apa yang diperbuat istrinya," ungkap dia.

Atas kejadian ini, pihaknya berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi di lingkungan TNI AD. Pihaknya juga mengimbau prajurit dan keluarganya bijak menggunakan sosial media.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar