Yamaha

Masyarakat Prasejahtera Jadi Sasaran Utama btpn Syariah

  Sabtu, 12 Oktober 2019   Rizma Riyandi
Tim manajemen btpn Syariah. (ayobandung.com/Rizma Riyandi).

AYO BACA : Lika-liku Para Srikandi BTPN Syariah

AYO BACA : Semester I/2019, BTPN Syariah Cetak Kinerja Positif

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah), di semester pertama 2019, berhasil mencatatkan pertumbuhan pembiayaan yang sehat sebesar 24%, menjadi 8,54 triliun dari Rp 6,87 triliun pada periode yang sama tahun 2018.

Angka ini didominasi oleh pembiayaan kepada masyarakat prasejahtera pada program Pembiayaan Masa Depan (PMD).

Direktur Kepatuhan btpn Syariah Arief Ismail menuturkan, sejak awal masyarakat prasejahtera memang menjadi sasaran utama btpn Syariah. Pasalnya pemberian pembiayaan kepada mereka jauh lebih berdaya dibanding memberikan kredit kepada masyarakat yang sudah mapan.
\n
\nWalaupun kami juga memberikan layanan pendanaan bagi masyarakat menengah ke atas, fokus utama kami adalah masyarakat prasejahtera di rural area, tuturnya di Cicendo, Kamis (10/10/2019).
\n
\nBahkan untuk melayani masyarakat prasejahtera, btpn Syariah sengaja menjemput bola dengan mendatangi mereka ke rumah-rumah. Kemudian membentuk kelompok sentra yang dibimbing secara intensif untuk diberi pembiayaan.
\n
\nTidak seperti bank lainnya yang menunggu nasabah di kantor, community officer (CO) mobile marketing btpn Syariah turun langsung dan melakukan transaksi dengan nasabahnya di lapangan. Berkat kegiatan ini, jumlah masyarakat prasejahtera yang dapat menjangkau pembiayaan btpn Syariah pun terus bertambah.
\n
\nAdapun saat ini jumlah nasabah prasejahtera btpn Syariah mencapai 3,6 juta orang. Mereka merupakan para ibu yang memiliki usaha dengan berbagai skala. Ada yang awalnya hanya berjualan gorengan sampai sukses membuka usaha baru, seperti konveksi, produk kebutuhan rumah tangga, sampai kuliner.
\n
\nSemua nasabah program simpanan masa depan kami adalah perempuan. Kami memilih perempuan, karena perempuan adalah simpul kesejahteraan keluarga, ujar Arief.
\n
\nMenurutnya, jika perempuan diberi kepercayaan memegang uang, maka uang tersebut akan bermanfaat lebih banyak. Diantaranya untuk membiayai keseharian keluarga, sekolah anak, dan kelanjutan usaha.
\n
\nHal tersebut dibenarkan oleh Communication Head btpn Syariah Ainul Yaqin. Ia menuturkan, banyak penelitian yang membuktikan bahwa perempuan memiliki peranan yang besar dalam keluarga, sehingga sangat bisa dipercaya untuk diberikan pembiayaan.
\n
\nBuktinya saat ini, banyak nasabah PMD yang usahanya semakin maju. Kebanyakan yang maju adalah ibu-ibu yang suami dan anak juga ikut membantu usahanya, papar pria yang akrab disapa Ain itu.
\n
\nAkhirnya dengan skema PMD banyak masyarakat prasejahtera yang bisa naik kelas menjadi masyarakat sejahtera. Bahkan dengan sistem komunitas yang dibuat kelompok sentra, ibu-ibu yang sukses biasanya memberdayakan rekan-rekannya untuk membantu usaha. Dengan begitu lambat laun kesejahteraan dapat menular dari satu orang ke orang lainnya. 

AYO BACA : Nasabah Inspiratif btpn Syariah 2: Kerja Keras Iis

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar