Yamaha

Dua Bulan 'Nganggur', Ribuan Pedagang Tangkuban Parahu Surati PVMBG

  Kamis, 10 Oktober 2019   Tri Junari
Pedagang di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu. (Tri Junari/Ayobandung.com)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM--Pedagang di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu meminta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) segera menurunkan status gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level I (Normal).

Hal tersebut dilakukan para pedagang lantaran selama status waspada obyek wisata tutup dan ketiadaan wisatawan menutup pendapatan mereka lebih dari dua bulan. Keinginan penurunan ini juga setelah mereka merasa aktivitas erupsi kawah ratu mulai menurun seperti status normal.

Perwakilan pedagang di Gunung Tangkubanparahu, Ishak Jeri (52) mengatakan, terkait permintaan tersebut pihaknya sudah mengirimkan surat ke PVMBG agar aktivitas wisata dapat dibuka dan pedagang bisa kembali mendapat penghasilan.

AYO BACA : Status Tangkuban Parahu Masih Waspada Meski Aktivitas Menurun

"Kalau menurut pedagang kondisi Gunung Tangkubanparahu saat ini sudah membaik, jadi para pedagang memohon agar statusnya diturunkan dan obyek wisata kembali dibuka," kata dia saat dihubungi Ayobandung.com melalui sambungan telepon, Kamis (10/10/2019).

Surat permohonan tersebut dilayangkan para pedagang pada 8 Oktober 2019 lalu, surat dititipkan kepada PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) selaku pengelola TWA Tangkuban Parahu untuk diteruskan kepada PVMBG.

Ia mengatakan, para pedagang yang biasa berjualan di Gunung Tangkubanparahu jumlahnya mencapai 1.200 pedagang dan selama ini mereka ada yang gulung tikar dan ada juga yang berjualan ditempat lain.

AYO BACA : TWA Gunung Tangkuban Parahu Ditutup, Begini Nasib Pedagang

"Jadi itu berpengaruh terhadap penghasilan pedagang, makanya kami berharap agar Tangkuban Parahu bisa segera dibuka," katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG, Hendra Gunawan mengatakan, pihaknya sudah menerima surat permohonan penurunan status dari pedagang tersebut, namun tidak bisa segera menurunkan statusnya dari waspada menjadi normal.

"Karena semua ini berproses dan ada tahapannya dan pada rangkaian kerja serta persyaratan semuanya sudah kita lakukan itu. Jadi pada akhirnya kami juga harus menunggu keputusan akhir," katanya.

Atas hal tersebut, pihaknya meminta agar masyarakat khususnya para pedagang itu agar tetap bersabar meski saat ini sudah terjadi penurunan aktivitas vulkanik di Gunung Tangkubaparahu.

"Terkait hal itu kan berproses, jadi kami mohon pedagang bersabar saja. Saat ini kondisinya memang sudah ada penurunan, tapi kan keputusannya tetap bukan di level kita yang di sini," kata Hendra.

AYO BACA : Berharap Tangkuban Parahu Normal, Pedagang Kembali Salat Hajat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar