Yamaha Aerox

Museum Militer Cimahi Telan Anggaran Rp3,2 Miliar

  Rabu, 09 Oktober 2019   Tri Junari
Peresmian monumen Alutsista di Taman Perjuangan ditandai dengan penandantangan prasasti oleh Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna. Pemkot Cimahi mendorong Wisata Militer, salah satunya melalui pembangunan Museum Militer. (Tri Junari/Ayobandung.com)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Pembangunan gedung museum militer di kawasan Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed) Jalan Baros Kota Cimahi menelan anggaran Rp3,245 miliar. Anggaran sebesar itu hanya untuk konstruksi bangunan tanpa bangunan penunjang seperti lapangan parkir.

Kepala Bidang Tata Bangunan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, Deni Hendiani menerangkan, keberadaan museum tersebut dapat mendukung kegiatan Wisata Heritage Militer Kota Cimahi.

AYO BACA : Dukung Cimahi Military Tourism, TNI Sumbang 5 Monumen Perjuangan

Nilai kontrak pembangunan museum militer tersebut Rp3,245 miliar,  bangunan museum akan dibangun 2 lantai tanpa sekat. Berdasarkan kontrak kerja, pembangunan museum mesti selesai pada bulan Desember 2019.

Mungkin tidak akan terlalu lama jadi waktu yang tersisa masih cukup karena tidak banyak detail bangunan. Luas lantai dasarnya sekitar 600 meter persegi, termasuk void bangunan,ungkapnya, Rabu (9/10/2019).

AYO BACA : Wisata Militer Cimahi Belum Diizinkan TNI

Dengan anggaran senilai Rp3 miliar lebih itu, pihaknya baru memfokuskan pada penyelesaian bangunan museum, belum termasuk dengan fasilitas penunjang lainnya seperti lapangan parkir.

Sekarang selesaikan dulu bangunan, baru nanti dikomunikasikan lagi dengan Pusdik Armed soal lapang parkir, katanya.

Deni menambahkan, pembangunan museum tersebut seharusnya sudah dimulai sejak tanggal 28 Agustus 2019 sesuai kontrak lelang. Namun, akhirnya baru bisa dikerjakan mulai Kamis 3 Oktober 2019.

Waktu pengerjaan sempat tertunda. Setelah proses administrasi selesai, teknis pembangunan bisa digelar. Selama 3 bulan ini kita kebut pembangunannya, tandasnya.

AYO BACA : Bangunan Sejarah di Cimahi: Hoefmidschool, Sekolah Perawat Kuda Zaman Hindia-Belanda

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar