Yamaha Aerox

Menuju Satu Data Kependudukan Indonesia

  Rabu, 09 Oktober 2019   Redaksi AyoBandung.Com
Logo BPS. (Wikipedia)

“Data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita. Kini data lebih berharga dari minyak. Oleh karena itu, kedaulatan data harus diwujudkan. Hak warga negara atas data pribadi harus dilindungi. Regulasinya harus segera disiapkan, tidak boleh ada kompromi,” demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Pidato Kenegaraan, Jumat (16/8/2019).

“Siapa pun yang menguasai big data akan menjadi pemenang,” ujar Arif Wibowo, Ketua Iluni MM-UI sekaligus Managing Director Airfast Indonesia sebagai opening speaker di acara CEO Talks bertajuk “Business Outlook 2019: Exponential Growth through Big Data and Behavioral Science” di Jakarta, Rabu (5/12/2018). Ungkapan tersebut menggambarkan betapa strategisnya data terutama memasuki era revolusi industri 4.0 yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber.

Ibarat  barang  tambang,  data merupakan aset berharga yang membutuhkan proses yang tidak sederhana agar memiliki value. Dibutuhkan pengelolaan yang profesional, berintegritas, dan amanah.

Melibatkan sumber daya yang banyak untuk memetakannya menjadi sebuah informasi (information) dan pengetahuan (knowledge). Ditanam dalam perangkat-perangkat mesin yang cerdas sehingga menghasilkan wawasan (insight). Kemudian menjadi landasan pengambilan keputusan strategis (wisdom) yang memberikan dampak (impact). Salah satu data strategis yang sangat dibutuhkan untuk berbagai kepentingan adalah data penduduk.

Tahun 2020 terdapat agenda besar di bidang kependudukan yaitu pelaksanaan Sensus Penduduk. Lembaga yang diberikan amanah untuk melaksanakan Sensus ini adalah Badan Pusat Statistik (BPS).

Hal ini sesuai dengan undang-undang nomor 16 Tahun 1997, Peraturan Pemerintah No 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik dan Rekomendasi United Nations Economic and Social Council, World Population and Housing Programme. Indonesia tidak sendiri dalam melaksanakan sensus penduduk di Tahun 2020. Ada 54 negara lainnya yang menyelenggarakan sensus penduduk pada tahun yang sama.

AYO BACA : Satu Data Indonesia

Pemerintah melalui BPS memerlukan kegiatan sensus penduduk untuk melakukan perekaman langsung data penduduk, menyediakan data jumlah penduduk baik secara de facto maupun de jure. Juga menyediakan parameter demografi dan proyeksi penduduk. Sensus Penduduk ini merupakan agenda 10 tahunan.

Berbeda dengan sensus penduduk sebelumnya yang menggunakan metoda konvensional. Pada Tahun 2020 Sensus Penduduk menggunakan Metoda Kombinasi (Combine Methode).

BPS menggunakan data administrasi kependudukan dari Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil sebagai basis data dasar yang kemudian dilengkapi pada pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP2020).

Upaya ini menjadi langkah penting menuju Satu Data Kependudukan Indonesia. Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu data Indonesia.

Seiring dengan era revolusi industri 4.0 yang menekankan kepada sistem digitalisasi menuju era big data. SP2020 memasuki babak baru dari sisi metodologi juga penggunaan perangkat teknologi pengumpulan data.

Pada SP2020, masyarakat didorong untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Online dengan moda CAWI (Computer Assisted Web Interviewing). Masyarakat diminta mengisi data diri secara mandiri melalui tautan di https://sensus.bps.go.id.

AYO BACA : Google Investasi 3 Miliar Euro, Perluas Pusat Data di Eropa

Di samping itu,  BPS menggunakan moda CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing) untuk mewawancara penduduk yang tidak mengisi sensus online. Penggunaan perangkat ini mampu mempercepat proses pengolahan data. BPS sudah menggunakan moda CAPI  pada beberapa penyelenggaraan kegiatan statistik lainnya.

Sensus penduduk online sangat tergantung dari partisipasi aktif masyarakat untuk mengisi data diri secara mandiri. Sensus penduduk online ini akan dilaksanakan pada Februari-Maret  Tahun 2020. Oleh sebab itu, perlu pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat data kependudukan. Dalam pasal 58 ayat 4 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang administrasi kependudukan,  manfaat data kependudukan sangat terkait dengan pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran pembangunan, pembangunan demokrasi dan penegakan hukum serta pencegahan kriminalitas.

Di samping itu, jaminan keamanan data individu juga akan mendukung kesuksesan pelaksanaan sensus penduduk Tahun 2020.  Jaminan kerahasiaan data individu diatur dalam undang-undang nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik pasal 21. Disebutkan  bahwa penyelenggara kegiatan statistik wajib menjamin kerahasiaan keterangan yang diperoleh dari responden. Juga dijamin melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik.

SP2020 bisa dikatakan  jembatan menuju Satu Data Kependudukan Indonesia. Sedangkan Satu Data Kependudukan Indonesia  merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan Data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan. Mudah diakses dan dibagipakaikan antarinstansi pusat dan instansi daerah untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. Komunikasi dan koordinasi antarinstansi pemerintah dibangun dalam wadah Forum Satu Data Indonesia.

Dalam hal ini, BPS berperan sebagai Pembina Data Statistik di tingkat pusat hingga ke tingkat daerah. Sekaligus merupakan salah satu produsen data dalam mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia. BPS bertugas menghasilkan data sesuai prinsip Satu Data Indonesia. Juga memberikan masukan kepada pemerintah mengenai standar data, metadata, dan interoperabilitas data.

Oleh sebab itu, Sensus Penduduk  Online  2020 merupakan  moment bersejarah bagi  Indonesia. Sensus penduduk online mencatat Indonesia dan akan mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia. Mari kita dukung sensus penduduk online dengan cara mengisi data diri secara mandiri.

Dadang Darmansyah, S.Si,MM, Kepala Seksi Statistik Distribusi BPS Kabupaten Ciamis.

AYO BACA : Data Pelanggan Bocor, Menkominfo Pertemukan Lion Air Group dengan AWS

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar