Yamaha Aerox

Direktur Persib: Jika Terbukti Bersalah, Wasit Faulur Rosy Harus Disanksi

  Selasa, 08 Oktober 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Wasit Faulur Rosy yang menengahi lagi antara Madura United vs Persib Bandung, Sabtu (5/10/2019). (Tangkapan Layar Youtube Liga 1 Match)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung resmi melayangkan surat protes terhadap kepemimpinan wasit dan perangkat pertandingan yang bertugas pada laga pekan ke-22 Liga 1 kontra Madura United, di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/10/2019). 

Melalui surat yang dikirimkan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Komisi Disiplin PSSI itu, skuat Maung Bandung melaporkan secara detail sejumlah fakta dan data statistik yang merugikan Persib, termasuk  bukti dalam format video. 

Tercatat tak kurang dari 24 pelanggaran dilakukan oleh Nick Kuipers dan kolega di pertandingan tersebut. Tak terkecuali hukuman penalti terhadap keputusan kontroversial atas pelanggaran yang dilakukan Achmad Jufriyanto terhadap Diego Assis di menit ke-61. 

Menariknya, setelah hukuman penalti diberikan, Laskar Sapeh Kerrab hanya mendapatkan tendangan bebas akibat pelanggaran sebanyak empat kali sampai dengan berakhirnya pertandingan. Sedangkan tim rumah hanya melakukan sembilan kali pelanggaran terhadap Persib dan sukses menguasai bola (ball possesion) sebanyak 58 persen. 

“Menurut pendapat kami, data statistik tersebut menunjukkan sesuatu yang tidak wajar dan perlu dievaluasi lebih lanjut,” bunyi surat bernomor 01/DIR-PBB/X/2019 tanggal 7 Oktober 2019 itu, dinukil dari laman resmi Persib, Selasa (8/10/2019).

Persib juga memprotes keputusan wasit yang hanya memberikan dua menit perpanjangan waktu di babak kedua. Padahal, akumulasi durasi dari insiden penalti dan pelanggaran terhadap Omid Nazari (pada menit ke-79) saja sudah mencapai tujuh menit. 

"Selain itu, dengan mempertimbangkan banyaknya pelanggaran yang menyebabkan pertandingan terhenti cukup lama. Sebagai contoh insiden pelanggaran penalti dan pelanggaran terhadap Omid Nazari sendiri sudah menghabiskan waktu sekitar hampir 6 menit, dan wasit hanya memberikan tambahan waktu 2 menit."

Oleh sebab itu, Persib menuntut kebijaksanaan PT LIB selaku operator dan Komisi Disiplin PSSI untuk bisa mengevaluasi kinerja wasit guna menciptakan suasana kompetisi yang fair dan sportif.

AYO BACA : Kalah dari Madura, Manajer Persib Sudah Duga Akan Ada Penalti

“Kami mohon agar wasit yang bertugas pada pertandingan Shopee Liga 1 2019, hari Sabtu, 5 Oktober 2019 antara Tim Madura United melawan Tim Persib Bandung bertempat di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, untuk dievaluasi apakah sudah menjalankan tugasnya dengan fair. Dan apabila pendapat kami adalah benar, kami mohon agar wasit tersebut diberikan sanksi yang memadai serta tidak lagi ditugaskan untuk selama-lamanya,” tegas surat bertanda tangan direktur PT Persib Bermartabat, Teddy Tjahjono itu. 

Dalam surat tersebut juga disampaikan sebagai tembusan kepada Plt Ketua Umum PSSI Pusat Iwan Budianto, Sekjen PSSI Pusat Ratu Tisha Destria, Ketua Komisi Disiplin PSSI Pusat Asep Edwin, dan Komite Wasit PSSI Pusat Condro Kirono. 

Adapun perangkat pertandingan yang bertugas tersebut adalah sebagai berikut: 

Inspektur Wasit: A.A Ngurah Putra Agung asal Denpasar 

Match Commisioner: Fani Adi Nugroho, Spd asal Semarang

Wasit : Faulur Rosy asal Banda Aceh

Asisten Wasit 1: Muchlish asal Langsa

Asisten Wasit 2: Ferry Dharmawan asal Jakarta Timur

Wasit Cadangan: Ikhsan Prasetya Jati asal Bantul.

AYO BACA : Pengalaman Dikerjai Wasit saat Kontra MU, Ini Komentar Kapten Persib

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar