Yamaha

Waspada Angin Kencang, Obyek Wisata Perhutani Buka Tutup

  Senin, 07 Oktober 2019   Tri Junari
Waspada Angin Kencang, Obyek Wisata Perhutani Buka Tutup. (ayobandung.com/Tri Junari)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM--Perhutani KPH Bandung Utara memberlakukan buka tutup bagi obyek wisata alam yang dikelolanya. Hal itu dilakukan seiring cuaca ekstrem angin kencang pada masa pancaroba peralihan kemarau ke musim penghujan.

Seperti diketahui Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada bulan oktober merupakan masa pancaroba,  adapun musim hujan diprediksi akan dimulai bulan November 2019.

AYO BACA : Mandi Awet Muda Di Sendang Geulis Kahuripan

Pada masa pancaroba itu umumnya muncul angin kencang hingga angin puting beliunh dan hujan deras yang harus diwaspadai masyarakat.

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara, Komarudin menerangkan, sejumlah obyek wisata alam yang dikelolanya diberlakukan buka tutup jika angin kencang berpotensi membahayakan wisatawan.

AYO BACA : Akibat Macet, Puncak Bogor Dicoret dari Destinasi Wisata Nasional

"Saya sudah instruksikan petugas wisata dan lapangan untuk ambil tindakan jika cuaca ekstrem angin kencang terjadi di sekitar obyek wisata. Saat ini baru Dermaga Bintang yang sudah pernah buka tutup,"ungkap Komarudin,  Senin (7/10/2019).

Sampai saat ini terdapat 33 obyek wisata yang dikelola Perhutani KPH Bandung Utara, mayoritas obyek wisata didominasi hutan lindung dengan tutupan lahan pohon pinus seperti Bukit Senyum, Batu Kuda, Curug Luhur Cibodas, Grafika, Cikole Resort, Bukit Senyum dan Sendang Geulis Kahuripan.

Dengan cuaca ekstrem angin kencang saat pancaroba ini,  Perhutani mewaspadai tumbangnya pohon atau ranting pohon patah menimpa wisatawan.

"Jadi kondisional saja, jika memang angin membahayakan pengunjung kita tutup, setelah dirasa aman kembali kita buka,"tandasnya.

AYO BACA : Pemkot Bandung Apresiasi Pembangunan Wahana Edukasi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar