Yamaha

Bupati Purwakarta Dorong OPD Buat Program Penanganan Sampah Plastik

  Sabtu, 05 Oktober 2019   Dede Nurhasanudin
Peserta karnaval memamerkan pakaian daur ulang sampah plasik. (Dede Nurhasanudin/Ayobandung.com)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membuat program penanganan sampah plastik.

Anne menilai sampah plastik bisa berdampak buruk bagi lingkungan, maka perlu diminimalisasi penggunaannya dan mendaur ulang menjadi bahan multiguna.

"Limbah plastik cukup mengkhwatirkan, maka saya dorong OPD untuk meminimalisir limbahnya dengan berbagai program," kata Anne, Sabtu (5/10/2019).

Menurutnya, ada beberapa program yang bisa dikatakan menjadi unggulan di masing-masing OPD. Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pendidikan (Disdik) telah melakukan langkah stargetis, mengedukasi tentang limbah plastik, bahkan programnya terus konsistensi.

Dispangtan memanfaatkan momen car free day di area Taman Air Mancur Sri Baduga untuk memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat melalui Urban Farming On The Road, Disdik kampanyekan daur ulang sampah plastik menjadi bahan multiguna kepada para siswa, dan DLH memaksimalkan masyarakat yang bergerak di bidang pemberdayaan limbah plastik hingga penyediaan bank sampah.

"Perlu dilakukan program yang massif dan upaya ini terus kita dorong demi terciptanya lingkungan yang sehat," kata Mantan Mojang Purwakarta 1999 itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta Purwanto mengatakan, dalam menanganan daur ulang sampah plastik, selain kampanyekan daur ulang sampah kepada para siswa, pihaknya juga mengadakan festival film selamatkan bumi kita.

"Menyadarkan dan menanamkan memori dalam diri siswa dan guru serta masyarakat pentingnya mengurangi penggunaan sampah plastik," kata dia.

Apalagi komitmen pengurangan sampah plastik sudah diterapkan dimulai dari kegiatan MPLS di sekolah-sekolah. Bahkan komitmen tersebut memili efek positif, siswa SMP di Purwakarta bahkan sudah bisa memanfaatkan sampah daur ulang menjadi karya dan produk tepat guna.

"Plastik perlu kita waspadai dan kurangi, sampahnya bisa dimanfaatkan sebagai daur ulang, bahkan siswa sudah ada yang bisa menghasilkan produk seperti pot atau wadah sampah," jelasnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar