Yamaha NMax

Pencurian Gas Melon Resahkan Warga Cimahi

  Jumat, 04 Oktober 2019   Tri Junari
Sejumlah warga mengantre pembelian gas LPG 3 kilogram. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

CIMAHI SELATAN, AYOBANDUNG.COM--Warga Kota Cimahi dibuat resah dengan maraknya aksi pencurian di pemukiman padat penduduk menyasar tabung gas subsidi tiga kilogram maupun mesin air. 

Dandan (54) warga Kampung Ciseupan, RT02 RW06, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi mengaku kehilangan dua gas melon didalam rumahnya.

Tercatat sudah enam kali ia mengalami kejadian raibnya tabung gas maupun mesin pompa air. Padahal, kedua jenis benda itu tersimpan didalam rumah.

AYO BACA : Gas Melon Langka, Harganya Melonjak

"Kemungkinan maling masuk siang hari, pintu dan jendela dirusak. Yang hilang dua tabung gas berukuran kecil, mesin rumput, dan mesin pompa air," ujarnya, Jumat (4/10/2019).

Ia mengungkapkan kejadian pencurian barang yang terbilang murah itu sudah enam kali terjadi. Saat awal kejadian pesawat televisi raib digondol maling.

"Kita sudah lapor RT dan RW, tapi kalau laporan resmi ke polisi belum, inginnya ya siskamling kembali berjalan," katanya.

AYO BACA : Gegara Gas Melon Bocor, Sebuah Rumah di Batununggal Terbakar

Juju (31) warga pemukiman padat penduduk di sekitar pasar atas barokah Cimahi Tengah, Kota Cimahi mengadu hal sama, banyak warga yang sering kehilangan barang yang mudah diakses pencuri namun memiliki nilai jual murah seperti tabung gas melon.

"Sering kejadian tabung hilang, sepatu atau mesin pompa air. Pencuri sepertinya menyasar barang yang mudah dibawa," katanya.

Dia berharap pemerintah memasang kamera pengawas di tingkat RW. Hal itu dirasa akan mengurangi tindak kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor dan gas melon.

"Kalau ada CCTV kan maling juga mikir dua kali kalau mau nyuri, intinya walau barang yang dicuri harganya murah tapi bikin resah warga juga," tandasnya.

AYO BACA : Gas Melon Meledak, 19 Orang jadi Korban

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar