Yamaha Aerox

Legenda Jazz Tanah Air Semarakkan The Papandayan Jazz Fest 2019 Hari Pertama

  Jumat, 04 Oktober 2019   Nur Khansa Ranawati
Glenn Fredly tampil memukau dalam The Papandayan Jazz Festival 2019 hari pertama, Kamis (3/10/2019) malam. (Nur Khansa Ranawati/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gelaran musik jazz tahunan di Kota Bandung, The Papandayan Jazz Festival (TPJF) kembali dihelat selama tiga hari mulai Kamis (3/10/2019) hingga Sabtu (5/10/2019). Di hari pertama penyelenggaraannya, sejumah musisi jazz lintas generasi tampil menghibur masyarakat yang hadir.

Acara yang terbagi ke dalam sejumlah panggung pertunjukan tersebut dimulai sejak sekitar pukul 14.00 WIB di TP Stage dengan kegiatan Vocal Jazz Clinic oleh Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah serta penampilan dari Nadine Trio feat Agis Kania, dilanjut oleh penampilan apik JOC feat Imelda Rosalin pada pukul 5 sore.

Sementara itu, sejumlah penampilan musisi lainnya pun hadir bergantian di venue Mirten Lounge dan HB Grill Garden hingga menjelang malam. Nama-nama seperti 57 Kustik, MLD Jazz Project, Six Soul, Nona Ria, dan sebagainya hadir sebagai penampil.

Selain itu, terdapat salah satu pertunjukan yang banyak dinanti, yakni musisi jazz asal Belanda Sanne Rambags & Under The Surface. Trio Under & Surface merupakan kumpulan dari tiga musisi negara kincir angin yang berasal dari tiga generasi berbeda.

Suguhan musik semakin memanas selepas pembukaan acara oleh General Manager The Papandaan, Bobby Renaldy. Dia menghaturkan rasa terimakasih atas dukungan seluruh pihak dalam mensukseskan gelaran yang telah hadir selama empat tahun berturut-turut di Kota Bandung tersebut.

"Perjalanan empat tahun untuk musik genre jazz adalah tantangan. Ini bisa berjalan karena dukungan musisi, penikmat musik, dan seluruh pihak," ungkapnya.

AYO BACA : Papandayan Jazz Fest 2019 Hadirkan Puluhan Musisi Jazz Lokal dan Internasional

Salamander big band kemudian hadir menyuguhkan sejumlah nomor lagu jazz bersama sang vokalis, Imelda Rosalin didampingi sejumlah musisi lain yang hadir bergantian seperti Gail, Nenden, jamming session dengan dua musisi senior asal Belanda, hingga berduet dengan musisi jazz wanita yang telah malang melintang di tanah air, Syaharani.

Para penonton yang hadir bernyanyi bersama ketika lagi garapan Neil Armstrong, What a Wonderful World dibawakan Syaharani dengan nuansa jazz.

Salah satu penampilan yang mendapat sambutan meriah adalah duet 'surprise' ayah dan anak, Benny dan Barry Likumahuwa membawakan satu nomor lagu ciptaan Benny, Sunshine Brotherhood.

Selepas penampilan syahdu tersebut, Benny yang juga merupakan musisi multi instrumen tersebut diganjar penghargaan oleh TPJF 2019 sebagai salah satu sosok yang banyak bekontribusi bagi perkembangan musik jazz baik di dalam maupun luar negeri.

Acara kemudian mencapai puncaknya selepas Glenn Fredly naik ke atas panggung. Membawakan sembilan lagu, Glenn yang tampil dalam format full-band tersebut mampu menyihir penonton untuk turut bernyanyi bersama selama satu jam pertunjukkan.

Sejumlah lagu yang dibawakan di antaranya Kau, Akhir Cerita Cinta, hingga Kasih Putih yang dibawakan sebagai penutup pamungkas acara TPJF 2019 hari pertama malam itu. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar