Yamaha NMax

Pemkot Cimahi Imbau Warga Kurangi Produksi Sampah

  Rabu, 02 Oktober 2019   Tri Junari
Sampah. (Dok Ayobandung.com)

CIMAHI TENGAH, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup terus berupaya menekan produksi sampah rumah tangga agar targek maksimal pembuangan sampah ke TPAS Legok Nangka 250 Ton per hari tercapai.

Seperti diketahui, mulai tahun 2023 Pemerintah Kota Cimahi diwajibkan mengalihkan pembuangan sampah dari TPAS Sarimukti ke Legok Nangka.

AYO BACA : Beralih Ke TPAS Legok Nangka, Sampah Cimahi Dibatasi 250 Ton per Hari

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memasang target sampah Cimahi minimal masuk 150 ton sehari dan maksimal 250 ton per hari.

Sementara itu, DLH Kota Cimahi mencatat produksi sampah Cimahi mencapai 268 Ton per hari. Akan ada sisa sampah yang tidak bisa terbuang ke Legok Nangka.

AYO BACA : Pindah Ke Legok Nangka, Biaya Buang Sampah Cimahi Membengkak

"Artinya, jika dikalkulasi masih ada sisa sekitar 18 ton sampah yang nantinya akan tersisa," ungkap Kepala DLH Kota Cimahi, Mochamad Ronny kepada Ayobandung.com, Rabu (2/10/2019).

Atas dasar itu, Pemkot Cimahi mengimbau masyarakat untuk turut membantu menekan tingginya produksi sampah melalui beberapa program yang kini sudah berjalan.

"Salah satu solusi untuk penangguulangan sisa sampah itu ialah pengelolaan sampah sejak di rumah tangga dengan menggalakan program zero waste. Itu sudah dimulai sejak tahun 2018," ujarnya.

Sejauh itu, kata Ronny, program tersebut sudah menyentuh 41 Rukun Warga (RW) atau baru sekitar 13 persen dari total keseluruhan jumlah RW yang mencapai 312 RW.

"Baru 41 RW dari 312. Tahun ini target 40 RW yang diintervensi, masih dalam tahap edukasi dari pintu ke pintu," tandasnya.

AYO BACA : DLH Cimahi Akan Terapkan Program Pilah Sampah di 40 RW

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar