Yamaha Mio S

Pindah Ke Legok Nangka, Biaya Buang Sampah Cimahi Membengkak

  Rabu, 02 Oktober 2019   Tri Junari
Petugas mengakut sampah. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Rencana kepindahan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti di Cipatat Kabupaten Bandung Barat ke Legok Nangka, Nagreg, Kabupaten Bandung akan menambah biaya beban operasional pembuangan sampah dari Kota Cimahi.

AYO BACA : Beralih Ke TPAS Legok Nangka, Sampah Cimahi Dibatasi 250 Ton per Hari

Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup memproyeksikan kenaikan beban mencapai Rp30 miliar per tahun. Angka itu berarti membengkak tiga kali lipat dibanding membuang sampah ke TPAS Sarimukti yang hanya Rp11 miliar per tahun.

AYO BACA : DLH Cimahi Akan Terapkan Program Pilah Sampah di 40 RW

"Rp30 miliar itu kalkulasi membuang sampah 150 ton per hari, produksi sampah Kota Cimahi sehari 268 ton. Tentu pengeluaran akan naik," ungkap Kepala DLH Kota Cimahi, Mochamad Ronny kepada Ayobandung.com, Rabu (2/10/2019).

Ronny menerangkan, biaya yang harus dikeluarkan dalam operasional pembuangan sampah itu meliputi beberapa hal seperti rawat kendaraan, bahan bakar dan Tiffing Fee. 

"Berdasarkan hasil koordinasi terakhir dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, besaran tipping fee mencapai Rp486 ribu per ton, tapi kita dapat subsidi dari provinsi sehingga beban kita itu jadi sekitar Rp270 ribu per ton," katanya.

AYO BACA : Hasilkan Listrik, TPPAS Legok Nangka Bisa Jadi Percontohan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar