Yamaha NMax

Lintas Etnis Cimahi Serukan Keharmonisan

  Senin, 30 September 2019   Tri Junari
Ilustrasi persaudaraan. (pixabay.com)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Cimahi mengajak semua masyarakat lintas etnis untuk saling menjaga keharmonisan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu bohong atau hoaks.

Ajakan itu mengemuka dalam acara 'Silaturahmi Lintas Etnis se-Kota Cimahi dalam FPK yang digelar di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (30/9/2019).

"Kita punya tugas menjaga keharmonisan, kerukunan serta keutuhan berbagai etnis. Kita minta seluruh masyarakat juga bekerja bersama mendukung kesatuan dan persatuan," imbuh Pelaksana Tugas (Plt) FPK Kota Cimahi, Krissono.

AYO BACA : Orang Tua, Agen Penumbuh Persatuan dan Kerukunan Bangsa

Dikatakan Krissono, jumlah etnis yang terdata di Kota Cimahi ada 27 bahkan mungkin lebih. Etnis yang berada di Kota Cimahi di antaranya
Sunda, Jawa, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Bali, Lombok, Papua, Nias, Minang, Aceh, Sumbawa, Madura dan sebagainya.

Dengan etnis yang cukup banyak, kata dia, maka kota dengan tiga kecamatan dan 15 kelurahan ini kerap disebut miniaturnya Indonesia. 

"Di Kota Cimahi sangat banyak (etnis). Boleh dibilang truli-nya Indonesia itu ada di sini," kata Krissono.

AYO BACA : Katong Samua Basodara

Ia melanjutkan, hubungan lintas etnis di Kota Cimahi sejauh ini masih terbilang harmonis. Namun, meski begitu tetap harus waspada khususnya dengan ancaman informasi hoax yang dapat merusak keharmonisan di Kota Cimahi.

"Sejauh ini Cimahi baik-baik saja. Jangan merasa aman, ini justru harus kita jaga. Kalau tidak, musuh datang tanpa permisi, tahu-tahu masuk hoax,"tegasnya.

Langkah untuk menjaga keharmonisan itu, termasuk untuk mencegah gesekan antar suku atau etnis, salah satunya dengan silaturahmi. Tujuannya, untuk menjaga hubungan antar etnis agar tetap harmoni.

"Kuncinya silaturahmi. Jadi saling mengenal, saling menghargai. Akhirnya bisa akrab dan hidup dalam keharmonisan," tandasnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat pada Setda Kota Cimahi, Mardi Santoso menguatkan, kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi dan komunikasi antaretnis yang menjadi upaya FPK Kota Cimahi untuk menjaga ketentraman yang sudah terjaga di Cimahi.

"Kita lihat kejadian di beberapa daerah. Jangan sampai terjadi di Cimahi. Mudah-mudahan dengan silatruhami dengan kebersamaan semua etnis yang ada di Cimahi, kita jadikan sebagai kota yang tentram," katanya.

AYO BACA : Presiden Jokowi: Persaudaraan Membawa Negara Indonesia Maju

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar