Yamaha Aerox

5 Mitos Kopi yang Sering Dianggap Benar

  Jumat, 27 September 2019   Republika.co.id
Kopi (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Bagi sebagian orang, tidak lengkap rasanya mengawali pagi tanpa secangkir kopi. Selain rasanya yang nikmat, minuman berkafein ini juga digemari banyak orang karena dianggap dapat memberi banyak manfaat bagi kesehatan.

Sayangnya, sebagian manfaat kopi yang dipercaya oleh banyak orang sebenarnya hanyalah mitos. Berikut ini adalah lima mitos seputar kopi yang tak perlu lagi dipercaya, seperti dilansir melalui PinkVilla, Jumat (27/9).

1. Membantu Penurunan Berat Badan

Konsumsi kopi memang dapat meningkatkan metabolisme. Namun peningkatan metabolisme yang terjadi tidak sampai membuat seseorang mampu menurunkan berat badannya secara signifikan.

AYO BACA : Dari Kentang Bumbu hingga Cheese Tea, Upnormal Tawarkan Camilan Kekinian

Kafein dari kopi juga hanya dapat mengurangi nafsu makan dalam jangka waktu yang pendek. Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi kopi dalam jangka panjang dapat membantu penurunan berat badan.

2. Kopi Itu Adiktif

Sebagian orang merasa takut meminum kopi karena khawatir akan ketagihan. Padahal kekhawatiran ini sebenarnya tidak berdasar.

Kafein memang dapat menstimulasi sistem saraf pusat yang memunculkan sedikit ketergantungan. Akan tetapi, rasa ketergantungan ini hanya muncul sekitar satu atau dua hari. Setelah itu, peminum kopi bisa 'hidup bebas' dari kopi.

AYO BACA : Pemkab Bandung Akan Minta Starbucks Buat Demplot Kopi

3. Dark Roast Adalah Kopi Yang Kuat

Ada beberapa tingkat roasting biji kopi yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dark roast. Dark roast sering kali dianggap sebagai metode roasting yang dapat menghasilkan kopi yang kuat.

Fakta justru menunjukkan hal sebaliknya. Metode dark roast akan membakar habis kafein dari biji kopi dan memberikan lebih banyak rasa asam.

4. Menyebabkan Penyakit Jantung

Mengonsumsi kopi secukupnya tidak akan menyebabkan masalah bagi tubuh. Pada penderita hipertensi, konsumsi kopi memang dapat meningkatkan tekanan darah. Akan tetapi peningkatan ini hanya berlangsung dalam waktu singkat. Hingga saat ini, belum ditemukan bukti adanya hubungan antara kafein dengan kadar kolesterol yang tinggi maupun penyakit kardiovaskular.

5. Minum Kopi Setelah Makan Siang Membuat Insomnia

Kafein memang sebuah stimulan, namun konsumsi kopi berkafein setelah makan siang tidak akan mengganggu siklus tidur. Minum kopi setelah makan siang akan diproses oleh tubuh dalam waktu yang cukup singkat. Dalam waktu tujuh jam, seluruh kafein dari kopi sudah hilang dari tubuh.

AYO BACA : Tingkatkan Produksi Jadi Solusi Selamatkan Petani Kopi

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar