Yamaha

Terduga Teroris di Cimahi Tak Pernah Sapa Tetangga

  Rabu, 25 September 2019   Tri Junari
Tim Detasemen Khusus 88 Polda Jawa Barat melakukan penggeledahan pada kamar kosan di Jalan Padat Karya No. 63 RT02 RW01 Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, Rabu (25/9/2019) malam. (Tri Junari/Ayobandung.com)

CIBEBER, AYOBANDUNG.COM--Tim Detasemen Khusus 88 Polda Jawa Barat melakukan penggeledahan pada kamar kosan di Jalan Padat Karya No. 63 RT02 RW01 Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, Rabu (25/9/2019) pukul 20.00 WIB. 

Pantauan Ayobandung.com di lokasi rumah dua lantai itu pada pagar sudah terpasang garis polisi. Sejumlah polisi berpakaian preman tampak hilir mudik didalam rumah sementara di luar puluhan polisi bersenjata lengkap juga terus bersiaga. 

Posisi rumah itu tak jauh dari rest area Km.125 Tol Purbaleunyi bahkan terbilang berhadapan dengan jalur Tol. Untuk akses ke rumah penghuni bisa melalui jalan belakang pom bensin di rest area tersebut.

Informasi yang dihimpun kamar yang digeledah adalah kamar kosan di lantai 2. Kamar itu diduga ditempati terduga teroris yang berkaitan dengan penangkapan terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap di Bekasi.

AYO BACA : Densus 88 Geledah Kontrakan Terduga Teroris di Cimahi

Dede Mutaqin (37) salah seorang penghuni kamar kosan itu mengaku kaget saat pulang dari masjid sekira pukul 19.30 WIB, sudah banyak Polisi mengitari rumah kosannya.

"Saya juga nggak tahu polisi nyari siapa atau mau apa, hanya katanya nangkap teroris," sebut dia.

Dia sudah tujuh tahun tinggal di kamar kosan lantai 1 dan menaruh curiga pada salah seorang penghuni baru di lantai 2.

"Saya kan paling lama disini, biasanya kalau yang baru itu suka nyapa ini nggak sama sekali. Padahal sudah lebih dari dua bulan disini," sebutnya.

AYO BACA : 9 Teroris Jaringan JAD Ditangkap di Bekasi dan Jakarta

Menurutnya, perawakan orang yang dicurigainya memiliki tinggi badan 165 centimeter berwajah oriental namun ia jarang bertegur sapa dengan penghuni lainnya.

"Saya nggak kenal siapa namanya, biasanya penghuni baru nyimpen KTP atau KK ke orang yang dipercaya jaga kosan. Hanya orang itu kalau ketemu suka nunduk seperti nyimpen rahasia," sebutnya.

Meski jarang bertemu, Dede mengaku setelan pakaian orang itu biasa saja, berpakaian seperti mahasiswa dan selalu membawa tas gendong.

"Jarang ketemu tapi kalau lihat paling kaya mahasiswa saja, bawa tas semacam ransel gitu," tandasnya.

Hingga kini sejumlah Polisi masih melakukan aktivitas didalam rumah, Tim Inafis Polres Cimahi nampak memasuki rumah.

Belum ada keterangan resmi yang diberikan Polisi kepada sejumlah jurnalis yang sudah ada di lokasi.

AYO BACA : Lelaki Diduga Teroris di Bekasi Dikenal Tertutup

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar