Yamaha Mio S

Berciuman Dianggap Lumrah oleh Remaja, Ini Pandangan Akademisi

  Sabtu, 21 September 2019   Republika.co.id
Remaja SMA. (Antara/Mohammad Ayudha)

MEDAN, AYOBANDUNG.COM—Remaja yang berpacaran cenderung menganggap berciuman merupakan hal wajar. Padahal, hal tersebut termasuk bentuk-bentuk perilaku seks bebas.

"Ada anggapan keliru kalau pacaran tidak berciuman sebagai suatu keanehan," ujar Wakil Rektor II Universitas Sumatera Utara Prof Dr dr Muhammad Fidel Ganis Siregar MKed SpOG dalam seminar, Jumat (20/9/2019).

AYO BACA : Lidah Bisa Mencium Bau, Benarkah?

Fidel mengingatkan, orang yang menjalankan seks bebas rentan terkena penyakit seksual menular. Ia pun mengimbau agar remaja berhenti dan menjauhi perilaku berisiko yang juga dilarang dalam ajaran agama.

Fidel menjelaskan, seks bebas adalah hubungan yang dilakukan laki-laki dan perempuan tanpa adanya ikatan perkawinan. Berbagai bentuk tingkah laku seksual, seperti berkencan intim, bercumbu, dan melakukan kontak seksual termasuk dalam kategori seks bebas.

AYO BACA : Tes Penciuman Bisa Kenali Risiko Prademensia

Selain dapat membuat orang terjangkit penyakit menular seksual, seperti HIV/AIDS, remaja maupun masyarakat yang melakukan hubungan terlarang itu juga berisiko mendapatkan kehamilan yang tidak diinginkan. Pernikahan remaja dan tindakan aborsi yang melanggar hukum juga berpotensi terjadi sebagai akibatnya.

Ia mengatakan, ada penyebab seks bebas di kalangan remaja. Berbagai aktivitas yang mengarah pada pemuasan seksual menunjukkan tidak berhasilnya remaja dalam mengendalikan atau mengalihkan dorongan tersebut ke kegiatan lain yang sebenarnya masih bisa dikerjakan.

Selain itu, menurut Fidel, orang tua pun kurang memerhatikan perilaku anak-anaknya. Alhasil, kegagalan fungsi orang tua menjadi salah satu faktor penyebab perilaku seks pranikah.

"Lantas, pengendalian diri adalah komponen yang menentukan akan dilakukan atau tidak dilakukan perilaku seksual berisiko tersebut," ucap dia.

AYO BACA : Mencium Aroma Lemon Bantu Turunkan Berat Badan

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar