Yamaha Lexi

Hanif Dhakiri Jadi Plt Kemenpora, "Gantikan" Imam Nahrawi

  Jumat, 20 September 2019   Republika.co.id
Mensesneg Pratikno mengumumkan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Menpora di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019). Presiden menunjuk Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Hanif Dhakiri sebagai Plt Menpora menggantikan Imam Nahrawi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pd)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri sebagai Plt Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Imam Nahrawi yang terjerat kasus suap dana hibah KONI.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (20/9/2019). 

"Alhamdulillah, Plt Menpora sudah ditunjuk oleh Pak Presiden, yaitu Pak Hanif Dhakiri. Seluruh jajaran Kemenpora menyambut sangat gembira terhadap keputusan Bapak Presiden," demikian pernyataan Gatot.

AYO BACA : Pengamat: Jokowi Tak Perlu Cari Pengganti Imam Nahrawi

Ia menyampaikan, siap menghormati keputusan Presiden terkait penunjukan pelaksana tugas Menpora yang baru. "Sesuai arahan Pak Imam, siapa pun yang jadi Menpora harus dihormati bersama demi kesinambungan kinerja Kemenpora tetap terjaga," ujar dia.

Dalam waktu dekat, Gatot dan para pejabat Kemenpora akan menyambut Hanif saat tiba di kantor untuk langsung bekerja sesuai rencana pelaksanaan ajang olahraga dan kepemudaan.

Di satu sisi, Hanif dan Imam Nahrawi memiliki keterikatan karena sama-sama kader Partai Kebangkitan Bangsa.

AYO BACA : Imam Nahrawi Jadi Tersangka Karena Motif Politik? Ini Kata KPK

Saat ini, Hanif menjabat sebagai sekretaris jenderal partai yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar itu.

Imam Nahrawi resmi mengundurkan diri sebagai Menpora pada Kamis (19/9/2019). Ia pun mengingatkan bagi seluruh kolega di Kemenpora untuk tetap melanjutkan pekerjaan meski tanpa kehadirannya.

"Saya berharap kepada sahabat-sahabat saya di sini tetap bekerja dengan baik, tetap lakukan yang terbaik, tunjukkan prestasi demi prestasi karena kita pernah melakukan dan melaksanakan amanat negara yaitu Asian Games dan Asian Paragames dan multi even nasional lainnya," ujar Imam di Gedung Kemenpora.

Imam mengatakan, mengharumkan nama bangsa terutama di bidang olahraga bukanlah pekerjaan satu orang saja tapi melibatkan seluruh pihak. Karena itu, agenda-agenda besar nasional dan internasional yang akan diikuti kontingen Indonesia harus tetap berlanjut dan tidak terpengaruh oleh pengunduran dirinya sebagai menteri.

"Jangan pernah berhenti berkarya, berinovasi, dan jangan pernah bosan, sekaligus mendedikasikan secara penuh kepada negeri ini karena olahraga Indonesia harus terus bangkit," kata dia.

AYO BACA : KPK Duga Uang Suap Imam Nahrawi Mengalir ke Pihak Lain

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar