Yamaha

20 Tahun Warga Garut Selatan Menanti Pemekaran

  Senin, 16 September 2019   Andres Fatubun
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman. (Ist)

GARUT, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyatakan, masyarakat wilayah selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, sudah 20 tahun menanti ditetapkannya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Garut Selatan oleh Pemerintah Pusat agar bisa mandiri untuk meningkatkan potensi daerah serta bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
\n
\nSelama 20 tahun masyarakat khususnya di wilayah Garut selatan menanti realisasi pemekaran Garut menjadi daerah otonomi baru, kata Wakil Bupati Garut saat menghadiri acara hiburan dan jalan sehat dengan masyarakat Garut Selatan di Santolo, Garut, Minggu.
\n
\nIa menuturkan, Pemkab Garut sebagai kabupaten induk telah menyetujui rencana pemekaran itu untuk selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Pusat untuk memutuskannya.
\n
\nSelama ini, lanjut dia, penetapan DOB Garut Selatan terkendala dengan adanya perubahan Undang-Undang tentang DOB sehingga menghambat proses percepatan DOB tersebut.
\n
\nSelain adanya regulasi perubahan undang-undang, juga ada format baru yang memperlambat proses percepatan DOB, katanya.
\n
\nIa menyebutkan, persoalan yang sedang dibahas Pemerintah Pusat, yakni masih minimnya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah Garut Selatan sehingga dianggap belum siap menjadi DOB.
\n
\nPemerintah hingga DPR RI menilai belum siap secara finansial yang bisa mendukung perekonomian masyarakat setempat, katanya.
\n
\nIa menyampaikan, sambil menunggu ditetapkan, Pemkab Garut berupaya memfokuskan pembangunan infrastruktur ke daerah selatan, terutama yang akan dijadikan ibu kota.
\n
\nIa menyebutkan, seperti membangun pendopo di Kecamatan Mekarmukti, kemudian fasilitas umum lainnya yang diprioritaskan ke daerah selatan.
\n
\nFasilitas umum gedung dan jalan saat ini sudah mulai di pusatkan di wilayah Garut Selatan, termasuk kesiapan SDM-nya, kata dia.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar