Yamaha NMax

Dadang, Pipin, Siti Maka Jadilah Makaroni Davinsi

  Sabtu, 14 September 2019   Andres Fatubun
Makaroni Davinsi.

CIMAHI, AYO BANDUNG.COM -- Cemilan pedas memang sudah menjadi tren di kalangan masyarakat. Mulai dari makanan ringan hingga berat pasti para pebisnis tidak pernah melewatkan rasa yang satu ini.

Kebon kopi memang salah satu surganya kuliner di Cibereum. Di daerah banyak sekali aneka makanan yang di jual mulai dari Nasi Padang, Ayam Goreng, Warteg, aneka minuman dan masih banyak lagi. Nah di Kebon Kopi ini juga ada salah satu kedai yang menjual aneka camilan berbahan dasar kerupuk dan makroni.

Kedai tersebut bernama Makaroni Davinsi. Letaknya berada di sebelah D’Besto Kebon Kopi. Nah kedai yang selalu ramai dikunjungi oleh kalangan anak muda ini, memiliki ciri khas yang berbeda dengan makaroni kering pada umumnya. Bumbu tambahan daun jeruk memang menjadi idola di kedai ini.

“Kalau dari bahan makroni memang hampir sama bentuknya dengan yang lain, namun kami memilih bahan dan bumbu yang berkualitas. Meskipun mahal tapi saya ingin membuat konsumen puas. Kalau yang membuat unik sih taburan dari daun jeruknya, soalnya itu yang membuat rasa dan aroma yang di sajikan berbeda,” ungkap Misni sebagai pemilik kedai saat ditemui Ayo Bandung, Jumat ( 13/09/2019) siang.

Sedangkan ide nama yang disematkan dalam makroni ini adalah gabungan nama antara suami dan keluarganya.

“Iyah Davinsi itu singkatan dari nama suami saya Pipin, bapakya bernama Dadang dan ibunya bernama Siti, ” Papar Misni

Kedai yang sudah berjalan sekitar dua tahun lebih ini sudah membuka sebanyak tujuh cabang. Setiap harinya makaroni ini bisa mengeluarkan sekitar 100-150 bungkus.

Di Makaroni Davinsi ni banyak sekali pilihan makroni mulai dari yang berbentuk usus, spiral, keong dan ada juga jenis kerupuk yang lainnya. Namun yang paling diminati oleh konsumen adalah jenis makaroni usus yang berwarna hitam. Makaroni jenis ini memang paling crunchy rasanya.

“Kalau yang sering keluar mah, makaroni hitam. Soalnya makan di makan bikin kriuk-kriuk gitu di mulut, ” Ujar Misni.

Memang betul setelah dicoba tekstur makaroni yang di goreng setengah matang ini bikin suara kriuk di mulut. Belum lagi daun jeruk yang menempel pada makaroni membuat rasanya segar namun sedikit pait. Disini makroni tidak hanya berbumbu pedas saja. Namun ada juga rasa Jagung Bakar, BBQ, Keju, Balado dan Asin.

Langsung datang yuk ke Kebon Kopi dan langsung aja cobain rasa taburan daun jeruknya. Kedai ini buka dari jam 09:00-21:00. Satu porsinya cuman di bandrol seharga Rp. 6000 saja. Sangat murmer tentunya buat kalian anak remaja.

Makaroni Davinsiini sangat cocok sebagai camilan atau menjadi taburan di atas nasi panas. Wow endolita banget deh rasanya. Oh iya karena cuacana sedang panas setelah makan makaroni jangan lupa buat minum air putih yang banyak ya. Agar tenggorokan tidak radang yang pada akhirnya akan menyebabkan batuk. (Dias Ashari/magang)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar