Yamaha NMax

Babel United Syukuri Kemenangan Atas Bandung United

  Kamis, 12 September 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Babel United berhasil bangkit dari keterpurukan usai mencuri tiga poin di kandang Bandung United, di Stadion Siliwangi, Kamis (12/9/2019). (Eneng Reni/Ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM --  Babel United berhasil bangkit dari keterpurukan usai mencuri tiga poin di kandang Bandung United, di Stadion Siliwangi, Kamis (12/9/2019).

Hasil ini mengakhiri paceklik kemanangan Babel United di tour Jawa putaran kedua Liga 2 Indonesia. Pasalnya di dua laga sebelumnya saat melawan PSCS Cilacap dan PSGC Ciamis, Babel United gagal mengantongi poin.

Namun dalam laga ketiga di tour Jawa kontra Babel United, Rian Miziar cs berhasil menang tipis dengan skor akhir 1-0 dari Bandung United. Sedianya, dalam laga pekan ke-16 Liga 2 2019 itu, tim tuan rumah, Bandung United sempat memiliki berapa peluang emas. Salah satunya melalui dua tendangan penalti. Namun, dua tendangan penalti tersebut belum berhasil dikonversikan penggawa tim Satelit Persib itu menjadi sebuah gol.

Mengomentari kemenangan tim asuhannya, pelatih Babel United, I Putu Gede Swi Santoso bersyukur. Pasalnya kemenangan ini hasil positif yang mengantarkan Babel United naik ke peringkat empat klasemen sementara Liga 2 2019.

AYO BACA : Bandung United Gigit Jari, Dipermalukan Babel United

"Kunci kemenangan ini pertama kemauan dari pemain setelah kita ada dua laga kita gak dapat poin. Ini yang jadi satu motivasi menguatkan mereka. Karena kita malu kalau pulang tanpa poin,"ungkap Putu dalam jumpa pers usai laga di Stadion Siliwangi, Kamis (12/9/2019).

Meski begitu, Putu tak menampik anak asuhnya sempat kehilangan fokus usai Afriansyah mendapatkan kartu merah di menit 36. Alhasil mengantisipasi komposisi tim yang menyisakan 10, Putu menerapkan taktikal berbeda. Beruntung, tekanan tim lawan, lanjut Putu, mengalami penurunan.

"Di awal-awal kita sudah bisa kontrol permainan, begitu kehilangan satu pemain kita mulai mengubah taktikal gak ada jalan lain sampai kita di babak kedua kita juga sama, taktikal sama. Ya Alhamdulillah tekanan dari Bandung Unites juga menurun, sehingga bisa kita antisipasi," lanjutnya.

Bukan hanya itu, Putu sempat syok lantaran di laga kontra Bandung United vs Babel United itu sempat terjadi kepanikan di lapangan. Pasalnya Kapten Babel United, Rian Miziar sempat mengalami tongue swallowing alias kondisi lidah tertelan usai duel udara dengan slag satu penggawa Bandung United. Beruntung, kondisi Rian bisa diselamatkan hingga akhirnya dibawa menuju rumah sakit oleh pihak medis Panpel. 

AYO BACA : Bandung United Ganti Juru Taktik, I Putu Gede: Ini Bahaya

"Tapi lepas dari kemenangan ini saya juga rasanya gak nikmat, gak nyaman juga karena Rian cedera, sempat bikin saya syok juga. Ini yang jadi dua momen yang sangat bikin kaget. Alhamdulillah gak berlanjut, Rian juga sudah sadar mudah-mudahan lekas sembuh, lekas baikan," katanya.

Namun Putu mengaku sedikit menyesalkan respon tim medis panpel yang cukup lambat menangani peristiwa tersebut. Meski kondisi lidah tertelan merupakan sebuah kejadian yang sekilas tampak sederhana, tetapi bisa mengakibatkan terenggutnya nyawa seseorang. Pasalnya, pada saat lidah 'tertelan' jalur napas otomatis terhenti, karena jalur napas melewati hulu kerongkongan ini baik saat bernapas dari mulut maupun dari hidung.

Dalam beberapa kasus pesepak bola, tertelannya lidah juga terjadi saat seseorang masih tersadar. Namun biasanya, meskipun hanya dalam hitungan milidetik, seseorang akan tak sadarkan diri yang menyebabkan melemasnya otot lidah. Alhasil, kejadian ini pun menjadi pelajaran bagi timnya untuk menyediakan tim medis sendiri.

"Yang saya sesalkan tadi respons cepat tanggap dari pihak medis. Sudah banyak pengalaman sebenarnya, tapi ininjuga kembali Ke babel, jadi pengalaman karena kita butuh medis yang memang bisa mengantisipasi tanpa menunggu bantuan dari medis panpel."

"Melihat kejadian tadi sesaat saya sempat berpikir, saya lebih baik Bandung aja yang menang, saya mending Rian sembuh, sehat, daripada saya menang tapi Rian seperti itu, sempat berpikir gitu tadi," katanya

Sementara itu, penjaga gawang Babel United, Gianluca Pagliuca Rossu mengapresiasi kerja keras tim dan jajaran pelatih lantaran bisa mencuri poin penuh di kandang lawan. Meski Rossy tak menampik, permainan kedua tim cenderung imbang. Namun, berkat kerja keras tim di lapangan, Babel United bisa membawa tiga poin.

"Menurut saya tadi pertandingan kedua tim berjalan bagus, tapi Alhamdulillah kita masih diberi kemudahan, kita bisa main kompak walaupun kita sama-sama main 10 pemain. Alhamdulillah kita bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan," ujarnya.

AYO BACA : Begini Kondisi 'Dapur' Bandung United Usai Pergantian Pelatih

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar