Yamaha Aerox

Busana Sederhana Jadi Tren Konsumen Muslim

  Kamis, 12 September 2019   Republika.co.id
(@jenaharaofficial/instagram)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kini masyarakat cenderung senang menggunakan pakaian-pakaian yang sederhana alias simpel.

Menurut desainer busana Jenahara Nasution, tren busana lebih mengarah pada pengenaan yang mudah dikenakan dan bisa dipadu-padan dengan mudah.

"Mudah buat untuk mix and match, bisa digunakan buat banyak acara juga," ujarnya di kantor Suqma, Kamis (12/9/2019).

Pakaian tersebut seperti kemeja dan celana polos yang biasa digunakan ke kantor. Namun, ketika diberikan sentuhan outer akan menampilkan bentuk tampilan yang berbeda.

Pakaian-pakaian tersebut saat ini lebih banyak dipilih karena memudahkan Muslim untuk beraktivitas. Terlebih lagi bagi perempuan yang banyak melakukan kegiatan yang berbeda setiap harinya, sehingga tidak ingin dibuat bertambah ribet.

Meski pakaian yang simpel dan bisa dipadu-padankan berkembang, direktur kreatif Suqma ini mengatakan, sebenarnya saat ini tidak ada tren yang sangat menonjol. Hal itu terjadi karena setiap tren saat ini sedang mengambil tempatnya masing-masing.

"kalau aku suruh identifikasi tren, ini semua lagi trending, yang hijab lebar tren, yang warna pastel tren, yang monokrom tren, yang sport juga tren, dan ini yang justru bikin unik," ujar Jenahara.

Dengan keberagaman tren yang berkembang, justru menjadi keunikan tersendiri bagi industri busana Muslim di Indonesia. Setiap orang bisa memilih gaya berbusana yang tepat, tanpa perlu merasa ketinggalan zaman karena tidak mengikuti tren yang ada.

"Semuanya masih tren, makanya desainer punya desain yang berbeda-beda karena marketnya juga masing-masing," kata Jenahara.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar