Yamaha NMax

KPI: Hanya 5 Stasiun TV yang Penuhi Standar Kualitas

  Kamis, 12 September 2019   Fira Nursyabani
Logo KPI.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Yuliandre Darwis mengatakan selama periode riset yang dilakukan Januari hingga Maret 2019 hanya ada lima lembaga penyiaran yang nilainya menuhi kriteria. Kelimanya yakni SCTV, TVRI, Trans TV, Trans 7, dan RTV.

Selain itu, hanya ada empat kategori program siaran televisi yang belum memenuhi standar kualitas program penyiaran televisi yang ditetapkan oleh KPI. "Keempat program tersebut yakni program berita dengan nilai 2.93, variety show 2.75, infotainment 2.56 dan sinetron 2.53," kata Yuliandre Darwis dalam acara Ekspose Riset Indeks Kualitas Program Siaran Televisi periode pertama tahun 2019 di Palangka Raya, Kamis (12/9/2019).

Dia menambahkan, rendahnya nilai indeks untuk program berita di periode pertama riset di tahun ini karena faktor ketidakberimbangan dan keberpihakan keterkaitan pemberitaan tentang pemilu 2019.

AYO BACA : KPI Minta Usia Minimal Nikah Ditetapkan Jadi 19 Tahun

Sementara untuk kategori sinetron yang perlu menjadi catatan bagi lembaga penyiaran adalah aspek kekerasan dan relevansi cerita yang perlu diperbaiki. "Sedangkan untuk program infotaimen aspek yang perlu mendapat perhatian adalah aspek menghormati kehidupan pribadi, menghormati nilai dan norma sosial dan informatif," kata pria yang akrab disapa Andre itu.

Untuk itu, menurut dia harus ada upaya, strategi dan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan penyiaran untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas indeks program siaran infotainment.

Sementara itu, berdasar data hasil riset yang sama yang dilakukan oleh KPI bekerja sama dengan 12 perguruan tinggi di Indonesia ditetapkan empat kategori program siaran memenuhi standar nilai kualitas di atas angka 3.00. Keempatnya yakni program wisata budaya 3.15, program religi 3.18, program anak 3.12, dan talk show 3.05.

AYO BACA : Arief "Poconggg" Setuju KPI Mengawasi Youtuber

Dia menambahkan, tiga kategori program siaran yakni wisata budaya, talk show dan religi selama tiga tahun terakhir indeks kualitasnya konsisten di atas 3.00. Adapun untuk kategori program berita dan anak nilai indeksnya fluktuatif, namun selisih nilainya tidak terlalu signifikan antara hasil riset sebelum dan sesudahnya.

"Indeks keseluruhan dalam setiap periode berbeda-beda, namun menunjukkan tren perubahan ke arah yang lebih baik," katanya dalam acara ekspose riset yang dilakukan tersebar di 12 kota di Indonesia dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang itu.

Pihaknya berharap hasil riset terkait hasil indeks kualitas ini menjadi referensi setiap lembaga penyiaran membuat program siaran berkualitas. Selain itu, hasil ini menjadi rujukan dan panduan bagi masyarakat menonton program siaran yang berkualitas.

AYO BACA : Pengamat Sebut Langkah KPI Awasi Netflix Tidak Tepat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar