Yamaha NMax

Target UHC Belum Tercapai Terkendala Kesadaran Masyarakat

  Kamis, 12 September 2019   Mildan Abdalloh
Ilustrasi (pixabay)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kabupaten Bandung terancam pemotongan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp37 miliar. Hal tersebut dikarenakan Universal Healt Coverage (UHC) yang baru 78%.

AYO BACA : KPAI: Audisi PB Djarum Dekatkan Anak pada Rokok

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Bandung Fahrurozi mengatakan belum tercapainya UHC Kabupaten Bandung disebabkan oleh kesadaran masyarakat untuk menjadi peserta BPJS yang masih kurang.

AYO BACA : JDNI: Semakin Banyak Anak yang Terkena Dampak Rokok

"Bukan karena PBI (penerima bantuan iuran), tapi peserta mandiri yang sulit bertambah karena kesadarannya masih minim," tutur Fahrurozi, Kamis (12/9/2019).

Sehingga kata Fahrurozi jumlah kepesertaan BPJS atau UHC di Kabupaten Bandung sulit bertambah.

"Kami akan berupaya keras untuk terus meningkatkan peserta mandiri JKN-KIS. Mudah-mudahan bisa mencapai angka di atas 85 persen," ujarnya.

Selain itu, kepesertaan BPJS dari sektor pekerja informal juga masih minim. Hal tersebut dikarenakan kesadaran perusahaan mendaftarkan karyawannya yang masih belum optimal.

AYO BACA : Distarkim Purwakarta Butuh 3 Payung Hukum untuk Perawatan JPU

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar