Yamaha NMax

ACT dan Bikers Brotherhood Gelar Aksi Kemanusiaan di Lombok

  Selasa, 10 September 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Aksi Cepat Langgap (ACT) berkolaborasi Bikers Brotherhood MC Indonesia. (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

ASTANAANYAR, AYOBANDUNG.COM--Usai diguncang gempa 6,4 SR, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencoba berbenah dan menghidupkan kembali roda perekonomiannya. Namun tak dapat disangkal, gempa yang terjadi 29 Juli 2018 lalu itu memang cukup meluluhlantakan ratusan ribu rumah serta ribuan fasilitas umum di Lombok.

Gempa tersebut bahkan telah menyebabkan banyak sumber air di lombok tertutup, hingga pipa-pipa air rusak dan patah. Imbasnya masyarakat Lombok khususnya yang terkena bencana mengalami kesulitan air bersih apalagi diperparah dengan kondisi kemarau panjang yang terjadi tahun ini.

Merespons kekeringan di Lombok, lembaga kemanusiaan, Aksi Cepat Langgap (ACT) berkolaborasi dengan salah satu klub motor, Bikers Brotherhood MC Indonesia menggagas aksi kemanusiaan dan persaudaraan di Pulau Seribu Masjid tersebut. 

AYO BACA : ACT Kerahkan 12 Water Tank ke Kabupaten Bandung Barat

Aksi kemanusiaaan yang digagas salah satunya dengan program membangun sumur wakaf di Dusun Sasak, Ende, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok, NTB. Aksi kemanusiaan ini pun diinisiasi Bikers Brotherhood MC Indonesia yang tengah memperingati momentum 31 tahun dirikannya komunitas.

EL Presidente Bikers Brotherhood MC, Johnny Be Good menyampaikan rangkaian aksi kemanusiaan ini bakal berlangsung pada 20 September 2019. Selama acara, pihaknya bakal menggelar berbagai kegiatan sosial di antaranya membagikan 31 alat salat dan alquran di Masjid Nurun Bilad Mandalika, mensosialisasikan Sirkuit MotoGP Mandalika 2021 yang tengah dibuat, hingga penggalangan dana untuk pembuatan sumur wakaf air bersih.

"Kami mencoba melakukan kegiatan ini dengan mengundang klub-klub otomotif, bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari Malaysia, Singapura, dan Amerika untuk mencoba membantu pihak Lombok atau NTB. Selama di sana selain menggelar aksi kemanusiaan pembangunan sumur dan pembagian alat salat dan alquran, kami juga akan mengangkat budaya dan daerah setempat kerena kami ingin membantu menghidupkan kembali ekonomi pariwisata di sana," ungkap Johnny dalam konferensi pers 'Respect For Lombok', di sekretariat Bikers Brotherhood MC, Selasa (10/9/2019).

AYO BACA : Tak Hanya di Indonesia, ACT Salurkan Kurban ke Berbagai Negara

Di sisi lain, dari segi teknis aksi menanusiaan,  Branch Manager ACT Jabar, Renno I. Mahmoeddin menyampaikan, alasan dipilihnua Dusun Ende, Lombok, NTB sebagai tempat penerima bantuan sumur wakaf lantaran dusun tersebut merupakan dusun wisata dan pertanian. 

Namun rupanya, pertanian di wilayah tersebut hanya bisa dilakukan setahun sekali ketika musim hujan. Kondisi ini pun semakin parah saat musim kemarau, karena sumur-sumur di dusun Ende mengalami kekeringan dan diperparah dengan instalasi pipa air yang belum tersambung hingga tidak bisa digunakan. 

Alhasil program sumur wakaf yang akan dibangun di wilayah tersebut, yakni berupa sumur dalan dengan kedalaman 70-100 meter supaya tetap bisa menghasilkan air pada musim kemarau. 

"Karena dari hasil survei, rata-rata sumur di Ende dengan kedalaman kurang dari 40 meter, pasti akan mengering saat kemarau. Maka kami akan membangun sumur sekaligus sekaligus toilet dan tempat wudu di area masjid untuk mengaktivasi kegiatan keagamaan dan sekaligus menunjang kebutuhan masyarakat sekitar," ungkap Renno.

Renno pun berharap pembangunan sumur wakaf ini menjadi solusi jangka panjang mengatasi kekeringan bagi warga sekitar yang sedang mengalami masa pemulihan usai dilanda gempa bumi tahun lalu. Dia pun menyebut, dengan adanya mbangunan sumur wakaf ini, setidaknya, bisa diprediksi menjangkau kebutuhan air 1.000 sampai 2.000 jiwa. 

"Bayangkan untuk kebutuhan air mereka harus mengeluarkan uang Rp60.000 untuk satu gentong air atau seukuran galon. Bayangkan mereka pasti butuh lebih dari satu gentong untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kalau dihitung mereka harus membeli 5-6 gentong unttuk satu keluarga. Maka mudah-mudahan harapan kami, aksi ini menjadi motivasi kepada komunitas lainnya dan bisa menggerakan dermawan-dermawan lainnya," ujar Renno.

AYO BACA : ACT Jabar dan Pangdam Siliwangi Distribusikan 700 Kambing Kurban untuk Jabar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar