Yamaha NMax

Pemkab Bekasi Bentuk Forum Penanganan Sampah Sungai

  Selasa, 10 September 2019   Fira Nursyabani
Sejumlah petugas gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), TNI dan PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) melakukan proses pembersihan Kali Jambe di Tambun,Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (6/9/2019). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membentuk forum penanganan sampah sungai (FPSS) untuk mengatasi penumpukan sampah di area sungai.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Dodi Agus Supriyanto menjelaskan bahwa anggota forum itu akan meliputi unsur dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

AYO BACA : Dua Anggota DPRD Dipanggil KPK Terkait Kasus Meikarta

Unsur TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Citarum Harum, menurut dia, juga akan dilibatkan dalam kegiatan forum untuk mengatasi persoalan sampah sungai di Kabupaten Bekasi.

"Nanti di forum itu mereka senantiasa menginformasikan keberadaan sampah di kali, kita segera bertindak cepat bareng-bareng. Kalau ada sampah dikeroyok bareng-bareng," kata Dodi, Selasa (10/9/2019).

AYO BACA : Bekasi Ajak Milenial Gemar Mengaji Lewat MTQ

Dalam enam bulan terakhir, Pemerintah Kabupaten Bekasi fokus menangani sampah yang mengotori sungai. Pembersihan sampah beberapa waktu lalu sudah dilakukan di Kali Pisang Batu, Kali Cibalok, Kali Busa, hingga Kali Jambe di Kecamatan Tambun Selatan.

"Pemkab Bekasi juga selalu berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menangani persoalan sampah di kali-kali tersebut, namun permasalahan sampah ini belum juga tuntas," kata dia.

Dodi berharap kehadiran FPSS akan mempercepat penyelesaian persoalan sampah sungai. "Kami inginnya solusi permanen, jadi bukan besok ada lagi terus kita bersihkan tapi di kemudian hari terulang kembali. Kami ingin sungai kami ini benar-benar bebas dari sampah sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal oleh warga sehari-hari," katanya.

AYO BACA : Penyebaran Hoaks di Bekasi Sangat Tinggi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar