Yamaha Aerox

Israel Tuding Iran Miliki Tempat Rahasia Senjata Nuklir

  Selasa, 10 September 2019   Republika.co.id
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di pembukaan tahun ajaran baru di permukiman Yahudi di Tepi Barat, Elkana, Ahad (1/9). Ia berjanji memberi kedaulatan di permukiman Tepi Barat. (Amir Cohen/Pool Photo via AP)

TEL AVIV, AYOBANDUNG.COM—Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuding Iran memiliki tempat rahasia untuk senjata nuklir.

Namun, dia menambahkan, tempat tersebut kemudian dihancurkan setelah agen Israel menemukannya. Iran dengan cepat membantah tuduhan pemimpin Israel itu.

Netanyahu tetap bersikukuh berdasarkan informasi yang didapatkan, Teheran telah mengembangkan senjata atom di sebuah fasilitas di Abadeh, selatan kota Isfahan Iran. Itu pertama kalinya Netanyahu menyampaikan keberadaan senjata nuklir Iran dari hasil identifikasi Israel.

AYO BACA : 7 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Setelah Ledakan Nuklir

"Di tempat ini, Iran melakukan percobaan untuk mengembangkan senjata nuklir," kata Netanyahu dikutip dari Aljazirah, Selasa (10/9/2019). Namun, setelah intelijen Israel mengetahuinya, "Mereka menghancurkan tempat itu. Mereka memusnahkannya."

Netanyahu tidak merinci lebih lanjut tentang dugaan percobaan, atau mengatakan kapan tempat itu didirikan. Dia menegaskan, Israel tahu apa yang Iran lakukan.

"Israel tahu apa yang Anda lakukan, Israel tahu kapan Anda melakukannya, dan Israel tahu di mana Anda melakukannya," katanya.

AYO BACA : Bandung Pisan: Kecamatan Coblong Rancang Wisata Nuklir

Sementara itu, Iran menanggapi tudingan Israel melalui Menteri Luar Negeri Muhammad Javad Zarif lewat cicitan di akun Twitternya. Dia menganggap itu hanya klaim yang dibuat-buat oleh Israel supaya bisa menjadi dalih untuk melakukan peperangan.

"Pemilik nuklir yang sebenarnya menangis," kata Zarif dalam sebuah kicauan yang merujuk pada gudang senjata nuklir milik Israel sendiri.

Tudingan Netanyahu muncul ketika Badan Energi Atom Internasional (IAEA) PBB dilaporkan menemukan jejak uranium di sebuah tempat tetapi Iran belum memberi penjelasan.

Badan pengawas nuklir PBB mengatakan kepada Iran, tidak ada waktu untuk menjawab pertanyaannya.

Para diplomat menyoroti bagaimana jejak uranium ditemukan di fasilitas yang tidak dideklarasikan kepada badan tersebut. Para diplomat mengatakan, partikel uranium berakhir di tempat yang diklaim Teheran sebagai fasilitas pembersihan karpet.

AYO BACA : Yuk, Cobain Ayam Geprek Nuklir yang Rasanya 'Nge-bom'

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar