Yamaha Aerox

Cegah Aksi Bunuh Diri dengan Kenali Tanda-tandanya

  Selasa, 10 September 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi. (Attia Dwi Pinasti/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dokter spesialis kedokteran jiwa dari RSUP Fatmawati Jakarta, dr Dian Pitawati Sp.KJ menganjurkan masyarakat untuk mencegah sesegera mungkin orang yang ingin bunuh diri. Pencegahan bisa dilakukan dengan mengenali tanda-tandanya.

Ia mengatakan orang yang memiliki keinginan bunuh diri diawali dengan perubahan sikap secara drastis yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

AYO BACA : WHO: Satu Orang Bunuh Diri Setiap 40 Detik

"Sebenarnya mudah. Lihat teman kita yang sudah ada perubahan 'mood', cenderung sedih, sering menangis, menarik diri, mudah marah, agresivitas yang belum pernah kita lihat sebelumnya," katanya, Senin (9/9/2019).

Selain itu, kata dia, perhatikan pula ide-ide lain yang berkaitan dengan bunuh diri atau keputusasaan seperti lebih senang memegang pisau, atau menulis surat dan pesan-pesan yang sifatnya putus asa dan lain-lain.

AYO BACA : Percobaan Bunuh Diri Wanita di JPO Terminal Cicaheum Berhasil Digagalkan

Sebagai seorang teman atau keluarga yang paling dekat dengan seseorang seperti demikian, kata dia, hendaknya jangan menuduh orang tersebut kurang keimanan dan menyuruhnya untuk beribadah lebih giat dan rajin lagi.

Dian menjelaskan, hal yang harus dilakukan adalah mendampinginya dan mendengarkan keluhannya untuk mengurangi beban orang tersebut hingga depresinya berkurang. "Jika masalah yang dihadapi cukup berat, sebaiknya ditemani untuk datang ke tenaga medis agar mendapat penanganan segera," katanya

Ia tidak menampik bahwa di era teknologi ini seseorang yang tengah depresi juga memungkinkan untuk menyuarakan isi hatinya di media sosial.

Jika melihat kondisi seperti demikian, ia menyarankan agar warganet yang mengetahui hal tersebut memberikan informasi mengenai lembaga atau organisasi yang memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan jiwa.

"Hotline maupun LSM yang peduli terhadap kesehatan jiwa sudah ada banyak seperti Peduli Remaja Indonesia, Into The Light, dan lain-lain," ujar Dian.

AYO BACA : Santri Ponpes Kuningan Ditusuk Preman Bertato di Kota Cirebon

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar