Yamaha Aerox

Pakar Klaim Kecanduan Gawai Mirip dengan Narkoba

  Senin, 09 September 2019   Republika.co.id
Ilustrasi kecanduan gawai. (natureaddict/Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Profesor Jennifer Ihm dari Universitas Kwangwoon di Korea mengklaim kecanduan gawai mirip dengan narkoba.

Dari jutaan remaja yang menghabiskan harinya di media sosial, dan berharap menemukan sesuatu yang menarik, rupanya memiliki tingkat adiktif yang sama dengan narkoba dan alkohol. Hal tersebut bukan suatu kelucuan semata, melainkan sudah pencapaian tingkat kecanduan.

AYO BACA : Anak Kecanduan Gadget, Ini 5 Dampak Buruknya

Seperti dilansir thelifehacker, Senin (9/9/2019), Jennifer merilis penelitian berdasarkan kecanduan gawai pintar. Penelitiannya melibatkan 2.000 anak berusia 12 tahun.

Ia menyatakan, kecanduan gawai bisa memengaruhi kesehatan psikologis dan fisik anak. Kecanduan tersebut juga berpengaruh pada keberhasilan akademis anak di sekolahnya.

AYO BACA : Kecanduan Gim Daring Bisa Pengaruhi Psikis Anak

Dari studi tersebut dinyatakan bahwa 50 persen remaja menggunakan ponsel mereka secara teratur. Studi juga menyebutkan bahwa lebih dari 50 persen dari remaja yang diteliti kecanduan ponsel pintar. Anak-anak tersebut pun menyadari hal tersebut.

Sedangkan sekitar 84 persen dari anak tersebut mengaku tidak bisa pergi tanpa ponselnya. Kecanduan ini dapat menyebabkan depresi, kecemasan, nyeri leher dan pergelangan tangan, hingga gangguan tidur serta perasaan tidak aman dari penggunanya.

Dalam studi itu juga dikatakan, seseorang kecanduan gawai dibuktikan ketika mereka memeriksa gawai tanpa alasan yang jelas.

AYO BACA : 3 Mahasiswa UI Ciptakan Alat Atasi Kecanduan Internet

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar