Yamaha Aerox

Risiko Olahraga Saat Jantung Berdegup Kencang

  Senin, 09 September 2019   Republika.co.id
Ilustrasi--Peserta beraksi dalam kejuaraan panjat dinding di GOR Saparua, Jalan Saparua, Kota Bandung, Kamis (8/8/2019). (Kavin Faza/Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Dokter spesialis kedokteran olahraga, Zaini K Saragih, mengingatkan masyarakat agar tidak berolahraga jika jantung sedang berdegup kencang atau deg-degan karena risikonya sangat berbahaya.

Zaini menjelaskan, seseorang dilarang berolahraga jika detak jantungnya berdegup lebih dari 100 detak jantung per menit.

AYO BACA : Bebani Kerja Jantung, Olahraga di Malam Hari Tak Dianjurkan

"Sebelum olahraga harus ukur detak jantung, harus di bawah 100 denyut per menit. Kalau di atas 100, duduk dulu sampai turun," kata Zaini, Rabu (4/9).

Jika orang tersebut tetap memaksakan olahraga saat detak jantungnya berdegup kencang, detak jantung tersebut akan berdegup lebih kencang lagi saat berolahraga. Jantung tidak akan mampu menahan beban berat yang mengakibatkan jantung berhenti bekerja.

AYO BACA : Ini Ciri Sakit Dada Karena Masalah Jantung

Zaini menerangkan cara mudah mengukur detak jantung. Denyut nadi, lanjutnya, bisa dirasa di pergelangan tangan selama 15 detik. Dari hasil penghitungan denyut nadi tersebut kemudian dikalikan empat.

"Jika jumlahnya lebih dari 100, sebaiknya istirahat dulu hingga detak jantung menurun. Namun, jika detak jantung tetap pada hitungan di atas 100 degupan per menit, segeralah periksakan diri ke dokter," katanya.

Zaini menjelaskan, beberapa hal yang menyebabkan detak jantung tinggi yaitu seseorang memiliki gangguan jantung, kurang istirahat, dan telah mengonsumsi minuman berenergi.

Zaini mengemukakan, sebenarnya meminum kopi pun dapat meningkatkan degup jantung.

Namun, kondisi meningkatnya detak jantung setelah meminum kopi memiliki efek yang berbeda-beda terhadap setiap orang. Efek itu tergantung dari jumlah gramasi kopi dan kandungan yang ada di dalamnya, serta respons tubuh seseorang terhadap kopi.

AYO BACA : Lemak Tubuh Terbakar Jika Detak Jantung di Atas 100 BPM

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar