Yamaha

Dampak Mengupil bagi Kesehatan

  Sabtu, 07 September 2019   Republika.co.id
Ilustrasi dampak mengupil. (Pixabay)

LEXINGTON, AYOBANDUNG.COM—Mengupil merupakan kebiasaan yang kurang pantas dilakukan dari sudut pandang kesopanan. Namun, bagaimana sebenarnya efek mengupil menurut perspektif kesehatan?

Asisten profesor otolaringologi di Universitas Kentucky Brett Comer mengatakan, mengupil bisa berbahaya karena rentan melukai hidung. Pasalnya, kulit di bagian dalam hidung lebih lembut daripada bagian luar.

"Hal nomor satu yang patut dikhawatirkan adalah trauma digital, istilah keren dari pendarahan akibat mengupil," kata Comer yang juga merupakan dokter bedah kepala dan leher, dikutip dari laman Time, Sabtu (7/9/2019).

AYO BACA : Mengorek Hidung Sembarangan Bisa Sebabkan Radang Otak? Ini Penjelasannya

Begitu terjadi kerusakan, bagian dalam hidung bisa melakukan perbaikan mandiri, tetapi dalam waktu yang cukup lambat. Luka juga bisa memicu timbulnya kerak atau keropeng yang membutuhkan beberapa pekan untuk sembuh.

Profesor otolaringologi di Universitas Colorado, Vijay Ramakrishnan, menyoroti pula infeksi yang bisa terjadi akibat mengupil. Jari dan bagian bawah kuku adalah sarang bakteri serta virus.

Bayangkan menjejalkan jari berlapis virus dan bakteri itu ke dalam hidung setelah seharian beraktivitas. Otomatis, lubang hidung menjadi pintu masuknya mikroorganisme ke bagian dalam tubuh.

AYO BACA : Hidung Pesek atau Mancung Dipengaruhi Iklim Lokal

Karenanya, mengupil bisa menyebabkan seseorang mengidap pilek atau flu. Ramakrishnan mengatakan, kebanyakan orang juga mengalami infeksi superfisial atau abses, kantung kecil berisi nanah bakteri di dalam hidung.

"Dalam kasus ekstrem, mengupil dapat merusak septum, lapisan tipis tulang rawan yang memisahkan kedua lubang hidung. Efek lain yaitu hilangnya lapisan mukosa, rasa sakit, serta mimisan," tuturnya.

Cara terbaik untuk menghindarinya tentu saja dengan berhenti mengupil. Jika hidung terasa kering dan timbul keinginan mengupil, dianjurkan menyemprot bagian dalam lubang hidung dengan semprotan garam.

Menggunakan pelembap udara di malam hari bisa menekan kemungkinan hidung terasa kering. Apabila bagian dalam hidung sudah muncul luka atau keropeng, oleskan petroleum jelly di area yang teriritasi untuk membantu penyembuhan.

AYO BACA : Orang Indonesia Paling Suka Operasi Hidung

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar