Yamaha

Kakorlantas: Sulit Integrasikan e-KTP dengan SIM

  Kamis, 05 September 2019   Fira Nursyabani
Ilustraasi warga menunjukkan e-KTP. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Korlantas Polri Irjen Refdi Andri menilai sulit mengintegrasikan KTP elektronik dengan surat izin mengemudi (SIM). Refdi menuturkan alasannya di antaranya KTP berlaku seumur hidup, sedangkan masa berlaku SIM hanya per lima tahun.

Selain itu, tidak semua orang yang memiliki KTP, punya kompetensi untuk mengemudi. "Identitas kita tidak berubah, makanya ada KTP seumur hidup. Tapi kalau SIM saya pastikan tidak bisa berlaku seumur hidup. Usia menua, maka kondisi fisik pun berubah, konsentrasi berubah, maka itu SIM harus diperpanjang," ujar Refdi, dalam workshop Smart SIM, di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

AYO BACA : Pengendara Motor yang Viral Ingin Beli SIM Polisi Diberi 'Hadiah'

"Selain itu, tidak semua orang yang punya KTP layak mendapatkan SIM. Karena untuk mendapatkan SIM, ada persyaratan yang harus dipenuhi," ungkapnya.

Refdi menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Fadli mengatakan, semestinya pemerintah berfokus pada pembuatan satu kartu sebagai identitas tunggal, yakni KTP elektronik yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

AYO BACA : Terjaring Razia, Pemotor Niat Beli SIM Anggota Polisi

Fadli Zon pun kurang setuju dengan penerbitan Smart SIM yang akan diluncurkan Korlantas Polri dalam waktu dekat. Pasalnya dia menilai adanya Smart SIM tidak praktis, tetapi malah menambah jumlah kartu yang harus dimiliki masyarakat.

Korlantas Polri akan merilis surat izin mengemudi pintar atau Smart SIM pada 22 September 2019 mendatang. Setelah resmi dirilis, masa uji coba Smart SIM dijadwalkan paling lama enam bulan, sebelum Smart SIM diterapkan di seluruh Indonesia.

Sejumlah keunggulan Smart SIM dibandingkan SIM biasa, di antaranya data identitas pengemudi/pengendara tercatat di dalam chip smart SIM maupun di server, data pelanggaran lalu lintas pengemudi tercatat, smart SIM juga dapat digunakan sebagai data forensik kepolisian serta memiliki fasilitas penyimpanan uang elektronik yang bisa digunakan untuk bertransaksi.

AYO BACA : Smart SIM: Lisensi Mengemudi dan e-Money dalam Satu Kartu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar