Yamaha NMax

Polisi dan DLH Tindak Industri Pembuang Limbah

  Kamis, 05 September 2019   Mildan Abdalloh
Petugas Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Sektor 7 menutup saluran pembuangan limbah pabrik yang dibuang ke sungai Citarum di Jalan Cisirung, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung (5/9/2019). (Kavin Faza/ayobandung.com)

DAYEUHKOLOT, AYOBANDUNG.COM -- Kepolisian dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten akan menindak langsung industri yang membuang limbahnya ke Citarum. Dansektor 7 Satgas Citarum Harum Kolonel Purwadi mengaku akan berkoordinasi dengan kedua institusi itu dalam mengungkap pelaku industri tersebut.

"Untuk proses hukum akan ditangani Polisi dan DLH," ujarnya,Kamis (5/9/2019).

Satgas Citarum Harum Sektor 7 telah melakukan penutupan saluran air Sungai Cisuminta karena ada industri nakal membuang limbah ke sungai tersebut. Purwadi mengatakan di sepanjang Sungai Cisuminta yang berada di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, terdapat sejumlah industri.

"Di sini ada 11 saluran, tapi kami tidak mengetahui industri mana saja yang membuang limbah, makanya kami tutup saja," tutur Purwadi, 

Saluran dari industri yang masuk ke Sungai Cisuminta, kata Purwadi, tidak terlihat, mengingat salurannya bawada di bawah jalan raya. Dengan penutupan saluran air sungai, diharapkan pengusaha jera atau bahkan mengaku masih membuang limbah tanpa dilakukan pengolahan Instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

"Sampai sekarang belum ada yang mengaku siapa pembuang limbah," katanya.

Purwadi mengatakan, penutupan Sungai Cisuminta pernah dilakukan pada tahun lalu. Namun kemudian dibuka kembali karena perusahaan yang membuang limbah telah melakukan perbaikan.

"Tahun lalu itu yang ditutup saluran PT MCAB (Mitra Citarum Air Biru). Tapi dibuka kembali setelah perusahaan melakukan perbaikan," ujarnya.

MCAB merupakan perusahaan pengolah limbah industri di sekitar sungai Cisuminta. Sejatinya, limbah dari industri-industri tersebut diolah oleh PT MCAB.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar