Yamaha

Batan dan Lapan Tunggu Arahan Presiden Soal Pindah Ibu Kota

  Kamis, 05 September 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Badan Teknologi Nuklir Nasional (Batan) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) akan ikut arahan atau keputusan pemerintah jika harus pindah ke ibu kota baru Negara Indonesia di Kalimantan Timur.
\n
\nBatan ya nunggu kalau disuruh pemerintah (pindah), pindah aja kita, kata Kepala Batan Anhar Riza Antariksawan kepada wartawan usai panen raya padi varietas kahayan dan tropiko ciptaan Batan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Rabu (4/9/2019).
\n
\nAnhar menuturkan hingga saat ini Batan belum diberikan arahan untuk pindah ke ibu kota baru. Batan akan menunggu instruksi dari pemerintah. Menurut Anhar, jika memang diperlukan untuk pindah maka Batan harus pindah ke ibu kota baru.
\n
\nDemikian pula, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menuturkan akan mengikuti keputusan pemerintah jika Lapan diminta pindah ke ibu kota baru.
\n
\nLapan akan mengikuti keputusan Pemerintah yang saat ini belum ditentukan aturannya, ujar Thomas saat dihubungi.
\n
\nNamun, hingga saat ini Thomas mengaku belum ada arahan untuk Lapan pindah ke ibu kota baru.
\n
\nSebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, Senin (26/8), telah resmi memilih Provinsi Kalimantan Timur sebagai ibu kota baru negara Indonesia, yang meliputi sebagian daerah di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.
\n
\nPemerintah punya beberapa alasan dalam rencana pemindahan, antara lain karena krisis ketersediaan air di Pulau Jawa dan konversi lahan terbesar juga terjadi di sana.
\n
\nSelain itu, tingginya urbanisasi terkonsentrasi di Jakarta dan Jabodetabek, kemacetan dan kualitas udara tidak sehat serta rawan banjir tahunan hingga turunnya tanah dan muka air laut naik, juga menjadi salah satu pertimbangannya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar