Yamaha

Jadi Tersangka Suap Gula, Dirut PTPN III Miliki Harta Rp18 Miliar

  Rabu, 04 September 2019   Fira Nursyabani
Jurnalis mengambil gambar suasana kantor PTPN III (Persero), di Medan, Sumatera Utara, Rabu (4/9/2019). (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Dirut PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) Dolly Pulungan (DPU) diketahui memiliki total harta kekayaan Rp18.290.674.830. DPU diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

AYO BACA : Dirut PTPN III Serahkan Diri ke KPK

Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dikutip dari situs elhkpn.kpk.go.id, Dolly melaporkan harta kekayaannya pada 29 Maret 2019 atas harta kekayaannya pada 2018 sebagai Dirut PTPN III.

AYO BACA : KPK Minta Dirut PTPN III Serahkan Diri

Rinciannya, Dolly memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp5,158 miliar yang tersebar di Jakarta Selatan, Malang, dan Kota Bogor. Dolly juga memiliki harta berupa satu kendaraan roda empat, yakni Mazda Tahun 2018 senilai Rp532,8 juta.

Selain itu, Dolly juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp59,12 juta. Dolly juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp12,501 miliar dan harta lainnya senilai Rp100 juta.

Total keseluruhan harta kekayaan Dolly Rp18,351 miliar. Namun, yang bersangkutan juga memiliki utang senilai Rp61,204 juta. Dengan demikian, total harta kekayaan Dolly senilai Rp18.290.674.830.

Dolly bersama dua orang lainnya, yaitu pemilik PT Fajar Mulia Transindo Pieko Nyotosetiadi (PNO) dan Direktur Pemasaran PTPN III I Kadek Kertha Laksana (IKL) telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait distribusi gula di PTPN III Tahun 2019.

AYO BACA : Pengacara Iwa Bantah Kliennya Pegang Kebijakan RDTR Meikarta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar