Yamaha Mio S

Dugaan Penyalahgunaan Alquran, Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Polisi

  Rabu, 04 September 2019   Faqih Rohman Syafei
Pelapor menunjukan sejumlah barang bukti dugaan penyalahgunaan Alquran. (Faqih Rohman Syafei/Ayobandung.com)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM--Diduga menyalahgunakan Alquran mantan Bupati Purwakarta sekaligus Ketua DPD Golkar Jabar, Dedi Mulyadi dilaporkan ke Polda Jabar oleh dua pihak sekaligus, Selasa (3/9/2019). 

Luis Salman, pelapor pertama membawa sejumlah barang bukti ke Polda Jabar yang menunjukan dugaan penyalagunaan Alquran oleh Dedi Mulyadi.

Menurutnya tindakan yang dilakukan oleh Dedi tidak patut, karena Alquran tidak tepat dijadikan sebagai untuk deklarasi politik.

"Ada penyalahgunaan dalam Alquran dan sumpahnya, enggak etis kitab suci disandingkan dengan kalimat laknat tersebut," ujarnya kepada sejumlah awak media di Mapolda Jabar, Selasa (3/9/2019).

Dia menyebutkan adanya kalimat laknat yang disandingkan dengan Alquran, membiaskan makna Alquran sebagai tuntunan bagi umat Islam.

"Jangan sampai Alquran itu menjadi bahan untuk melaknat, kalau mau sumpah jangan bawa laknat deh kalau mau urusan dosa sama laknat mah itu urusan yang lain," katanya.

Luis menerangkan kejadian penyalahgunaan yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi berdasarkan video tersebut pada 31 Agustus 2019 di Purwakarta. "Berdasarkan video dari sebuah link berita," terangnya.

Sementara itu, pelapor kedua, Koordinator Forum Perkumpulan dan Komunikasi Ormas Islam, Hardi Prabowo mengatakan selain melaporkan Dedi Mulayadi, pihaknya melaporkan juga Ketua DPP Golkar Airlangga Hartarto.

Menurutnya, tindakan Dedi Mulyadi berdasarkan pandangan agama tidak bijak, bahkan mencederai agama Islam. Dia menyebutkan ada tiga tuntutan yang dilayangkan. 

"Pertama Dedi Mulyadi dan Airlangga Hartanto harus meminta maaf kepada umat Islam, kedua menarik kata laknat yang notabene bukan hak manusia sebagai hamba Allah SWT yang maha segalanya," ucapnya. 

"Kepada Kapolda Jawa Barat agar segera menindaklanjuti secara hukum, jangan biarkan kesalahan besar dalam beragama seperti hal ini menjadi sebuah pemakluman," tambah Hardi.

Dia menambahkan dalam video itu, Dedi Mulyadi tengah membacakan dukungan, sedangkan pria lain mengangkat Alquran. Terlihat juga Airlangga Hartanto tengah berada ditempat itu.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar