Yamaha

Pemerintah Libatkan Swasta untuk Stasiun Pengisian Energi Listrik

  Selasa, 03 September 2019
Ilustrasi mobil listrik.(Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah pusat mengklaim program mobil listrik sejurus dengan pengadaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan saat ini pembahasan mengenai SPKLU.

Dalam pembangunan SPKLU, Airlangga menuturkan tidak hanya melibatkan Badan Usaha Mulik Negara (BUMN) saja.

β€œCharging station ini swasta bisa dilibatkan. Jadi masing-masing kita bisa membuat. Misalnya di mall ada charging station,” kata Airlangga usai menghadiri rapat koordinasi di Gedung Kemenko Maritim, Selasa (3/9/2019).

Meskipun begitu, Airlangga memastikan dalam pembangunan stasiun pengisian listrik memerlukan komponen yang sesuai standar.

Dia menilai hal tersebut cukup kompetitif bisa dibangun oleh swasta ataupun dari BUMN.

Dengan begitu, Airlangga menegaskan nantinya yang membangun SPKLU tidak hanya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

β€œKan nanti yang khsusus kita bikin untuk model motor listrik. Itu teknologinya adalah battery swap jadi itu bisa melibatkan minimarket-minimarket,” ungkap Airlangga.

Airlangga memastikan nilai investasi untuk pembangunan PKLU kendaraan listrik cukup beragam.

Dia mengatakan untuk pengisian listrik dengan tipe fast charger memerlukan nilai investasi dari Rp 800 juta hingga Rp 1,5 miliar tergantung jenisnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar