Yamaha NMax

Kesaksian Warga Soal Kecelakaan Tol Cipularang

  Selasa, 03 September 2019   Dede Nurhasanudin
Petugas tengah evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. (Dede Nurhasanudin/Ayobandung.com)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Tabrakan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang KM 91 arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Kejadian tersebut membuat panik pekerja proyek pembangunan penahan tebing di wilayah itu.

Salah seorang pekerja, Asep Ayub (30), menceritakan detik-detik kecelakaan maut itu terjadi. 

Ia mengatakan, dirinya bersama pekerja lain tengah beristirahat siang sekira pukul 12.20 WIB.

Tak berselang lama, kendaraan dump truk yang pertama langsung jatuh terguling. Hal itu membuat kendaraan di belakangnya tertahan hingga 15 meter.

"Saat pertama kejadian 3 unit mobil terseret, 2 terbakar, 1 jatuh ke bawah tebing," ujar Asep.

Saat kecelakaan terjadi, terdengar suara teriakan histeris yang berasal dari kendaraan yang terlibat kecelakaan. 

Asep mengaku, sempat mencoba melakukan pertolongan terhadap sejumlah korban. Namun, asap yang keluar dari sebagian kendaraan memaksanya mundur demi keselamataan.

"Saya spontan lari ke pinggir pas terbakar. Keluar api dari kendaraan kami langsung mundur. Yang saya tahu lima orang meninggal," kata dia.

Asep mengaku sempat mengetahui ada salah seorang korban terbakar dengan satu tangannya terlempar keluar. 

"Memang kecelakaan ini cukup membuat kami syok, mudah-mudahan tidak kembali terulang," ujar dia.

Diketahui, kecelakaan beruntun tersebut melibatkan 20 unit kendaraan, empat di antaranya mengalami kebakaran. Sebanyak 8 korban meninggal dunia, 3 luka berat, dan 25 korban lainnya mengalami luka ringan.

Semua korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Purwakarta, termasuk 20 unit kendaran yang terlibat telah berhasil di evakuasi petugas.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar